Penjelasan Mensos Soal Pencairan Bansos Agustus 2026 Bisa di Ambil di Koperasi Desa
ferri amiril August 01, 2026 06:04 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM – Seperti yang kita ketahui bersama, jika per awal Agustus 2026, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) memasuki tahap penyelesaian pembangunan fisik dan persiapan operasional.

Bahkan, pemerintah juga telah melakukan uji coba operasional sekitar 1.061 koperasi. Tahap ini dimaksudkan untuk menguji model bisnis, sistem operasional, dan regulasi sebelum seluruh jaringan koperasi beroperasi penuh.

Nah berbicara perihal Kopdes, ada pengumuman penting nih khususnya untuk masyarakat Indonesia yang menjadi penerima bantuan sosial (bansos), yang mana Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan akan segera melakukan uji coba atau pilot project penyaluran bansos lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di 900 titik lokasi.

Kabar itu disampaikan langsung saat memaparkan rencana strategis terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat pada Selasa (28/7/2026).

Baca juga: Tanggal Berapa Bansos Modal Usaha Dicairkan Perdana di Agustus 2026? Catat Begini Cara Pengajuannya

Baca juga: Cara Cek Nama Penerima Bansos Pekan Pertama Agustus 2026, Masih Dapat atau Tidak?

Gus Ipul menjelaskan bahwa selama ini penyaluran bansos dilakukan melalui Himbara atau PT Pos. Kedepan, Kemensos akan mendekatkan akses pencairan ini ke tingkat desa melalui KDMP.

Dengan catatan, jika uji coba di KDMP tidak mengubah mekanisme regulasi yang ada.

Bank Himbara akan ditugaskan untuk membuka perwakilan (agen bank) di gerai KDMP, sehingga data penerima manfaat tetap dipegang dan diproses oleh bank.

Baca juga: Cara Cek Nama Penerima Bansos Agustus 2026, Namamu Masih Jadi Penerima Bansos?

Baca juga: Segera Daftar! Begini Panduan Daftar Jadi Penerima Bansos 30 Kg di Bulan Agustus 2026

Ada dua jenis bansos yang disalurkan, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Gus Ipul menegaskan bahwa tidak akan ada pengalihan penuh. PT Pos Indonesia tetap memiliki peran krusial khusus untuk target masyarakat di daerah 3T dan ​penerima manfaat dengan kondisi khusus, seperti lansia atau penyandang disabilitas berat, di mana PT Pos bertugas mengantarkan bansos secara langsung ke rumah mereka.

Yang mana nantinya, akan ada dua pilihan. Pertama, pihak perbankan akan membuka agen di KDMP-KDMP. Yang kedua, apabila regulasinya sudah ada perubahan, bisa jadi penyalurannya lewat langsung ke KDMP. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.