Sempat Hilang Subuh, Nenek di Pronojiwo Lumajang Ditemukan Tewas Terperosok di Wisata Kapas Biru
Sudarma Adi August 01, 2026 07:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG – Warga Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jasad nenek di kawasan objek wisata Air Terjun Kapas Biru pada Sabtu (1/8/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Nenek Tamini (77), warga Dusun Mulyoarjo, Desa Pronojiwo.

Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 09.54 WIB setelah sempat dilaporkan menghilang dari rumahnya sejak waktu Subuh.

Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban sudah tidak berada di kediamannya sejak pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Maling di Lumajang Ditangkap saat Kepergok Kendarai Sepeda Motor Korban di Jalan Probolinggo

"Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar rumah hingga area kebun di kawasan wisata Sumber Telu, namun tidak membuah hasil. Bahkan keluarga sempat meminta bantuan tetangga untuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar jalur rumah korban," ujar Ipda Suprapto, Sabtu (1/8/2026).

Diduga Terjatuh dari Ketinggian 150 Meter

Pencarian akhirnya membuah hasil tragis ketika jasad korban ditemukan berada di area dasar perbukitan/aliran sungai objek wisata Air Terjun Kapas Biru.

Korban diduga kuat terpeleset dan terperosok jatuh dari tebing dengan ketinggian diperkirakan mencapai 150 meter.

"Diduga korban terperosok dan jatuh dari ketinggian kurang lebih 150 meter dengan posisi kepala terlebih dahulu menyentuh dasar," jelas Suprapto.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis di Puskesmas Pronojiwo, ditemukan sejumlah luka fisik akibat benturan keras.

Di antaranya luka berlubang di kepala bagian belakang telinga sebelah kanan serta luka lecet pada siku kanan.

Perubahan Sikap Sebelum Menghilang

Di sisi lain, anggota keluarga korban, Gendut (57), mengungkapkan bahwa Nenek Tamini memang kerap beraktivitas di kebun yang lokasinya searah dengan jalur wisata Sumber Telu.

Namun, ia menyebutkan adanya perubahan perilaku pada diri korban selama beberapa hari terakhir sebelum insiden nahas tersebut terjadi.

"Biasanya almarhumah ini sangat aktif dan cerewet. Tapi belakangan ini, korban sering kelihatan banyak termenung," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.