TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong melakukan sejumlah rotasi saat menghadapi PSMS Medan dalam laga terakhir fase grup B Piala Presiden 2026, Sabtu (1/8/2026).
Laga Persija Jakarta Vs PSMS Medan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kick off pukul 15.30 WIB.
STY memilih kiper muda Muhamad Hafizh Rizkianur menggantikan Aqil Savik untuk mengamankan jala Macan Kemayoran.
Selain itu, Eksel Runtukahu menjadi pilihan di sektor penyerang.
Persija Jakarta: Muhamad Hafizh Rizkianur (PG); Denis Kolinger; Ilham Rio Fahmi; Fajar Fathurrahman; Dia Sayid; Witan Sulaeman; Figo Denis; Fabio Calonego; Arlyansyah Abdulmanan; Eksel Runtukahu; Nathan Fariel
PSMS Medan: Rudi Jak (PG); Angelo Rafael; Aziz; Ican; R Utina; Manahati Lestusen; Sana; Enrico Fabrizio Vicenzo Tavano; Phillerson; Rangga M; Jonito; Daniel Jhon Barrow; Irfan Jauhari; Muhammad Raihan Utama.
Macan Kemayoran wajib menang dalam laga terakhir demi mengamankan tiket semifinal Piala Presiden 2026.
Pasalnya, Persija Jakarta belum pernah memetik tiga poin selama bermain di fase grup.
Macan Kemayoran kalah dari Persebaya di laga pertama. Lalu, Persija bermain imbang kontra Port FC dalam laga kedua.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong menyebut tak ada persiapan khusus yang dilakukan tim besutannya.
Pasalnya, jeda waktu yang hanya dua hari tidak ideal untuk menjalani program latihan yang kompleks.
Terkait starting XI, juru taktik asal Korea Selatan itu memberikan sedikit gambaran bahwa akan ada perubahan dibandingkan dua laga sebelumnya.
Selain karena ada dua pemain yang tidak fit, yakni Radovan Pankov dan Stjepan Loncar, Persija pun ingin merotasi pemain agar seluruhnya mendapatkan menit bermain yang lebih seimbang.
Meski begitu, Shin Tae-yong tidak akan melepas begitu saja laga pamungkas Piala Presiden 2026.
Ia tetap fokus menginstruksikan para pemain untuk tampil maksimal di setiap lini. Ia pun menghormati PSMS yang menunjukkan daya juang tinggi dalam dua laga sebelumnya.
“PSMS memang ada di Liga 2, tapi mereka bekerja sangat keras dan para pemainnya bermain dengan gigih penuh semangat juang. Jadi kami harus mempersiapkan diri dengan baik agar tidak kewalahan,” kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi klub.
Sementara, The Jakmania meminta penggawa Macan Kemayoran bermain garang.
"Pertandingan terakhir di fase grup, berikan penampilan dan permainan terbaik kalian, main yang garang!" tulis akun instagram @infokomjakmania.
Dalam lima pertemuan terakhir, Persija Jakarta memiliki catatan yang lebih baik dibandingkan PSMS Medan.
Meski rekor pertemuan berpihak kepada Persija, hasil tersebut tidak bisa menjadi jaminan karena kedua tim telah mengalami banyak perubahan skuad dan pelatih.
Persija menunjukkan performa yang cukup stabil dengan beberapa kemenangan penting.
Pengalaman bermain di level tertinggi menjadi modal berharga menghadapi laga penentuan ini.
Melihat kualitas skuat, pengalaman bermain di pertandingan besar, serta catatan pertemuan yang lebih baik, Persija Jakarta memiliki peluang sedikit lebih besar untuk mengamankan kemenangan.
Namun, PSMS Medan diperkirakan mampu memberikan perlawanan sengit melalui pertahanan rapat dan skema serangan balik.
Apabila Persija mampu memanfaatkan dominasi penguasaan bola menjadi peluang berbahaya, Macan Kemayoran berpeluang mengunci kemenangan.
Sebaliknya, PSMS harus tampil disiplin sepanjang laga agar dapat mencuri hasil positif.
Prediksi skor: Persija Jakarta 2-1 PSMS Medan.
Disclaimer: Prediksi ini dibuat berdasarkan analisis statistik dan data performa tim untuk tujuan hiburan semata, bukan sebagai ajakan atau rekomendasi untuk aktivitas perjudian dalam bentuk apa pun.
Baca juga: RUMOR Transfer Ngenes: Bek Kroasia Tolak Persib, Striker Bosnia Rp10,43 M Gagal Mendarat ke Persija
Baca juga: JELANG Persib vs DPMM di Piala Presiden 2026: Barros Ungkap Satu Musuh Sebelum Kick-off
Baca juga: Persib Vs DPMM FC Piala Presiden 2026 Malam Ini: Head to Head, Prediksi Susunan Pemain dan Skor