Prakiraan Cuaca Maumere Besok, 2 Agustus 2026: Cerah Berawan, Suhu 33 Derajat Celcius
Cristin Adal August 01, 2026 05:47 PM

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memparkirakan cuaca wilayah Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu (1/8/2026) umumnya cerah berawan.

BMKG memprediksi cuaca pagi hingg dini hari cerah berawan. Suhu tertinggi diprediksi tembus 33 derajat Celcius dan terendah 18 derajat Celcius.

Secara umum, cuaca wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 3 Agustus 2026 umumnya cerah berawan hingga berawan.

Suhu udara terpantau rendah saat malam hingga dini hari (14-33°C). Kelembaban berkisar 45-95 persen. Pada periode 1 - 3 Agustus, potensi hujan Ringan masih ada di Pulau Timor, Flores, dan Alor-Pantar.

Saat ini wilayah NTT masuk musim kemarau dipicu aktifnya Angin Monsoon Timur masih aktif. Oleh karena BMKG mengimbau masyarakat dan juga pemerintah daerah mewaspadai dampak angin kencang yang sifatnya kering  yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga: Indonesia Masuk Fase El Nino Kuat, BMKG Minta Masyarakat Hemat Air dan Hindari Bakar Lahan

Perkembangan iklim global masih menunjukkan kondisi yang mendukung berlanjutnya cuaca kering di Indonesia. Nilai indeks Niño 3.4 dasarian sebesar +2.26 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -28.2 menandakan berlangsungnya El Niño kuat yang diprakirakan masih dapat mengalami penguatan. 

Fenomena tersebut berpotensi mengurangi pembentukan awan hujan dan menekan curah hujan di berbagai wilayah.  Aktivitas Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin yang melintasi sebagian Sumatra dan Kalimantan diprakirakan mendukung pertumbuhan awan hujan, sementara aktivitas MJO secara spasial berpotensi memengaruhi wilayah Indonesia bagian timur. 

Kondisi tersebut mendorong pertemuan dan penumpukan massa udara, sehingga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpeluang terjadi secara lokal, terutama di wilayah yang dipengaruhi gelombang atmosfer, bibit siklon tropis, serta daerah konvergensi dan konfluensi.

Baca juga: Bandara Frans Seda Maumere Ditutup pada Sabtu akibat Abu Vulkanik Lewotobi, 4 Penerbangan Batal

Selain masih adanya potensi hujan di sebagian wilayah, peningkatan kecepatan angin permukaan juga diprakirakan masih akan terjadi di sejumlah perairan dalam beberapa hari ke depan, yaitu sebagian wilayah Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa, Samudra Hindia selatan Jawa hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafura. 

eberadaan Bibit Siklon Tropis 94W turut berpotensi meningkatkan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan utara Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat dan pelaku aktivitas kelautan perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi serta kondisi angin kencang di wilayah perairan yang terdampak. (Sumber:bmkg.go.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.