TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Kawasan wisata Kampung Adat Wae Rebo di Desa Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya dibuka kembali untuk kunjungan wisata, pada Sabtu (1/8/2026).
Destinasi wisata yang dijuluki "Negeri di Atas Awan" di Pulau Flores itu sempat ditutup sejak 20 Juli 2026 hingga 31 Juli 2026 akibat cuaca buruk.
Lembaga Pelestari Budaya Waerebo (LPBW) melaui media sosial Instgram @waerebo.official, Jumat (31/7/2026) mengumukan aktivitas wisata ke salatu warisan UNESCO di Indonesia itu dibuka.
"Dengan penuh rasa syukur, Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo (LPBW) secara resmi mengumumkan bahwa Kampung Adat Wae Rebo kembali dibuka untuk kunjungan wisata mulai 1 Agustus 2026,"keterangan dalam postingan itu.
LPBW menjelaskan pihaknya memastikan jalur traekking, pelayanan wisata, serta kesiapan masyarakat telah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.
Baca juga: Sosok Ikonik Wae Rebo, Oma Katarina Berpulang, Wisatawan Bagikan Kenangan Bersama di Media Sosial
"Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran, pengertian, serta dukungan dari seluruh wisatawan, mitra perjalanan, dan masyarakat selama masa penutupan berlangsung,".
Selain itu LPBW mengimbau wisatawan yang melakukan kunjungan ke Wae Rebo mulai Sabtu (1/8/2026)
wajib melalukan registrasi di Waerebo Tourist Information Center (TIC) – Dusun Kombo.
Wisatawan juga diminta mengikuti ketentuan dan arahan petugas untuk menjaga keselamatan selama berada di Waerebo.