TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persija Jakarta menebar sinyal bahaya bagi calon lawannya di babak semifinal, termasuk Persib Bandung, usai menggilas PSMS Medan dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).
Pesta gol Macan Kemayoran yang dicetak Arlyansyah Abdulmanan (25'), Victor Dethan (80'), Agi Firmansyah (84'), dan Gustavo Almeida (88') tak hanya membenamkan PSMS Medan yang hanya membalas lewat Ikhsan Chan (58').
Hasil ini sekaligus mendekatkan publik sepak bola nasional pada skenario duel klasik antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung di partai semifinal.
Berkat tambahan tiga poin tersebut, skuad asuhan Shin Tae-yong kini berhasil menyamai raihan poin milik Port FC.
Langkah Persija menembus fase empat besar untuk menantang Persib kini sangat bergantung pada hasil bentrokan antara Port FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/8/2026) malam.
Jika Port FC menelan kekalahan, maka Persija dipastikan melenggang dan siap menyajikan laga sengit melawan Maung Bandung.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama Persija Jakarta langsung memperlihatkan dominasi permainan sejak menit awal untuk mengurung pertahanan PSMS Medan.
Peluang awal Macan Kemayoran hadir lewat sepakan terukur Figo Dennis yang mampu menguji ketangguhan kiper lawan.
Upaya tak kenal lelah Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25. Berawal dari umpan manja Witan Sulaeman dari sisi kanan, Arlyansyah Abdulmanan mengontrol bola dengan tenang sebelum melakukan dribble singkat dan melepaskan tembakan keras yang mengoyak jala PSMS. Persija unggul 1-0.
PSMS Medan sempat menebar ancaman balasan melalui skema tendangan bebas Phillerson, namun bola membentur tiang kiri gawang Hafiz. Meski laga mendapat tambahan waktu empat menit, skor 1-0 untuk keunggulan Macan Kemayoran bertahan hingga jeda.
Babak Kedua Memasuki paruh kedua, PSMS Medan mencoba tampil lebih agresif. Namun, Persija Jakarta memilih bermain lebih sabar sembari menanti momentum untuk melancarkan serangan balik mematikan.
Ancaman Persija sempat lahir lewat sepakan keras Agi Firmansyah serta pergerakan individu Witan Sulaeman, meski eksekusi kaki kiri Witan masih sedikit melebar dari sasaran.
Gagal memanfaatkan peluang, gawang Persija justru bobol pada menit ke-58. Berawal dari umpan terobosan Rudi Rajak dari lini belakang, Ikhsan Chan melakukan solo run menusuk pertahanan dan menuntaskannya lewat tendangan mendatar yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tersengat gol tersebut, Persija langsung merespons dengan gempuran sporadis. Tembakan melengkung Witan Sulaeman menyisir tipis tiang gawang, disusul kemelut di kotak penalti yang diakhiri tembakan Pratama Arhan namun masih membentur tiang.
Gempuran bertubi-tubi Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Menerima through pass Gustavo Almeida usai lolos dari jebakan offside, Witan melepaskan tembakan yang sempat ditepis kiper. Bola muntah langsung disambar Victor Dethan dari lini kedua untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Empat menit kemudian, sepak pojok Fabio Calonego diteruskan Victor Dethan lewat back header. Agi Firmansyah dengan cerdik menyambut bola lewat flying header yang membobol gawang Ayam Kinantan sekaligus memperlebar keunggulan menjadi 3-1.
Persija mengunci kemenangan menjadi 4-1 pada menit ke-88. Memanfaatkan situasi bola mati yang menimbulkan kemelut, Gustavo Almeida melakukan tap-in mudah yang mengamankan asa Macan Kemayoran menuju semifinal hingga lima menit masa injury time usai.
Susunan Pemain
Dalam laga penting ini, pelatih Shin Tae-yong melakukan rotasi dengan menurunkan beberapa pemain muda. Di posisi kiper, Hafirzh Rizkianur dipasang menggantikan Aqil Savik. Lini belakang dikawal duet Denis Kolinger dan Dia Syayid, didampingi Fajar Fathurrahman serta Rio Fahmi di posisi bek sayap.
Sektor tengah dipercayakan kepada Figo Dennis dan Fabio Calonego. Sementara di lini serang, Shin Tae-yong memberi kejutan dengan menduetkan Nathan Farel bersama Eksel Runtukahu.
Di pihak PSMS Medan, pelatih Eko Purdjianto juga merombak susunan pemain dengan menurunkan kiper muda Rudi Rajak menggantikan Deden Natshir, serta memainkan Rayhan Utina dan Ican sejak menit pertama, sementara pemain asing Barrow mengawali laga dari bangku cadangan.
Persija Jakarta
Pelatih: Shin Tae-yong
Pemain Utama: Hafizh, Rio Fahmi, Dia Syayid, Denis Kolinger, Fajar Fathurrahman, Fabio Calonego, Figo Denis, Witan Sulaeman, Arlyansyah, Nathan Farel, Eksel Runtukahu.
Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Aqil Savik, Dani Ibrohim, Refan Nadief, Rizki Padilah, Victor Dethan, Pratama Arhan, Gustavo Almeida, Kyohei Yohino, Farhan Sopiulloh, Agi Firmansyah, Kerim Memija.
PSMS Medan
Pelatih: Eko Purdjianto
Pemain Utama: Rudi Rajak, Angelo Meneses, Aziz Hutagalung, Ican, Rayhan Utina, Manahati Lestusen, Sana, Tavano, Phillerson, Rangga Muslim, Jonito.
Cadangan: Quba, Deden Natshir, Gufron, Roken Tampubolon, Adlin, Zaki Alim, Dani Syahputra, M Farhan, Barrow, Taufik Hidayat, Rayhan Utama.