TRIBUNNEWS.COM - Indonesia dipastikan tetap memiliki wakil di partai final Taipei Open 2026 setelah kemenangan yang diraih pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Leo/Daniel sukses melangkah ke partai puncak BWF Super 300 ini usai menundukkan wakil Jepang, Hiroki Okamura/Kyobei Yamashita, pada semifinal yang berlangsung di Taipei Arena, Taiwan, Sabtu (1/8/2026).
Kemenangan tersebut terasa semakin penting karena Leo/Daniel menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil mencapai fina.
Hasil semifinal wakil Indonesia lainnya, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, berakhir dengan terhenti di babak semifinal sektor ganda campuran.
Oleh karena itu, kemenangan Leo/Daniel sekaligus menjaga harapan Indonesia untuk mempertahankan tradisi juara di Taipei Open.
Sejak 2023, Indonesia setidaknya menempatkan satu wakil di podium, dimulai lewat Chico Aura Dwi Wardoyo yang menjadi kampiun tunggal putra.
Setahun kemudian giliran Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi menjuarai sektor ganda putri, sebelum Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu meneruskan estafet dengan gelar ganda campuran pada edisi 2025.
Kini, estafet itu berada di pundak Leo/Daniel yang akan berusaha mempertahankan dominasi Indonesia di Taipei Open.
Pada partai final, pasangan Indonesia akan melawan wakil dari negeri tetangga Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai.
Pasangan anak asuh Herry Iman Pierngadi atau Herry IP itu sebelumnya menyingkirkan pasangan tuan rumah Chen Cheng Kuan/Liu Kuang Heng lewat pertarungan tiga gim 24-26, 21-19, 21-16.
Pertandingan semifinal tidak berjalan mudah bagi Leo/Daniel. Pasangan Jepang tampil disiplin sejak awal laga dengan mengandalkan pertahanan rapat dan permainan sabar untuk meredam agresivitas wakil Indonesia.
Leo/Daniel bahkan sempat tertinggal 3-5 setelah beberapa kesalahan sendiri, termasuk pukulan Daniel Marthin yang menyangkut di net. Okamura/Yamashita terus menjaga keunggulan dan menutup interval gim pertama dengan skor tipis 11-10.
Selepas jeda, tekanan Jepang semakin terasa ketika mereka memperlebar jarak menjadi 15-11 memanfaatkan sejumlah unforced error Leo/Daniel.
Namun, pasangan Indonesia menunjukkan mental bertanding yang kuat. Mereka perlahan menemukan ritme permainan dan berhasil mencetak empat poin beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 17-17.
Momentum tersebut menjadi titik balik pertandingan. Setelah skor kembali imbang 18-18, Leo/Daniel merebut tiga poin beruntun untuk menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18.
Kepercayaan diri Leo/Daniel meningkat drastis pada gim kedua. Meski awal pertandingan berlangsung ketat, mereka mulai mendominasi setelah skor 3-3.
Serangan-serangan cepat yang dipadukan dengan permainan depan net membuat pasangan Jepang kehilangan ritme.
Leo/Daniel unggul nyaman saat interval dan terus menjaga jarak hingga akhir pertandingan.
Dominasi mereka semakin terlihat lewat dua rangkaian empat poin beruntun yang membuat pasangan Indonesia menutup gim kedua dengan kemenangan telak 21-10 hanya dalam waktu 34 menit.
Hasil tersebut memastikan Leo/Daniel melangkah ke final sekaligus menjadi harapan terakhir Indonesia untuk mempertahankan tradisi gelar juara di Taipei Open 2026.
(Tribunnews.com/Tio)