Aiptu Ardi Nyaris Dicelurit Saat Tangkap Pencuri Motor di Bondowoso, Aksinya Viral di Media Sosial
Haorrahman August 01, 2026 07:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Aksi cepat Aiptu Ardi Suwardi anggota Satreskrim Polres Bondowoso, menggagalkan pencurian sepeda motor di Kabupaten Bondowoso viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (31/7/2026) itu berakhir dengan ditangkapnya seorang pelaku yang diketahui merupakan daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten.

Ardi merupakan anggota Kring Reserse wilayah Kecamatan Klabang dan Cermee.

Ardi mengisahkan, saat itu dirinya sedang beristirahat ketika menerima telepon dari seorang tetangga yang mengabarkan adanya pelaku curanmor membawa kabur sepeda motor milik warga di Kecamatan Klabang.

Tanpa sempat mengenakan rompi antipeluru, ia langsung menuju jalur yang diperkirakan dilalui pelaku untuk melakukan pengejaran.

"Saya hadang ke arah Puskesmas Cermee karena pelakunya lari ke arah sana. Sampai di KUD, saya suruh berhenti, tetapi dia malah makin kencang," ujar Ardi.

Saat Ardi berteriak meminta bantuan dengan meneriakkan kata "maling", warga sekitar segera ikut melakukan pengejaran. Seorang pekerja yang sedang melakukan pengerasan jalan bahkan melemparkan gerobak dorong ke arah sepeda motor pelaku hingga kendaraan tersebut terjatuh.

Baca juga: Terkejut Terdapat 147 Kasus KDRT di Bondowoso, Dinsos Luruskan: Itu Data Perceraian

Pelaku kemudian berusaha melarikan diri ke permukiman warga sebelum akhirnya terjebak di jalan buntu. Dalam kondisi terdesak, pelaku mengacungkan sebilah celurit ke arah petugas.

Ardi mengatakan polisi telah memberikan peringatan sebelum mengambil tindakan tegas dan terukur.

"Kami sudah memberikan peringatan tiga kali, tetapi tidak diindahkan," jelasnya, Sabtu (1/8/2026).

Berawal dari Alarm Motor

Korban, Ike Wijayanti, seorang bidan desa di Desa Pandak, Kecamatan Klabang, mengatakan pencurian bermula ketika alarm sepeda motornya berbunyi pada Jumat sore seusai azan Asar.

Saat keluar rumah, ia melihat sepeda motornya telah berada di depan pagar dan pelaku berusaha menyalakan kendaraan tersebut.

"Jadi saya cuma melihat, posisinya dia masih mau menyalakan sepeda saya. Setelah menyala, dia langsung kabur ke arah utara," tuturnya.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Bondowoso, 8 Rumah, Uang Rp 52,5 Juta dan Seekor Sapi Terbakar

Korban kemudian berteriak meminta pertolongan sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Klabang. Setibanya di kantor polisi, ia mendapat informasi pelaku telah berhasil diamankan.

"Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Polres Bondowoso," kata Ike.

DPO Curanmor

Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, menjelaskan pelaku berinisial AA (33), warga Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Saat beraksi, AA diduga tidak bekerja sendiri, melainkan bersama rekannya berinisial AS yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Korban mendengar alarm sepeda motornya berbunyi, kemudian keluar rumah dan mengetahui kendaraannya telah dibawa pelaku," ujar Wawan, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Wawan, Tim URC Satreskrim Polres Bondowoso yang berada tidak jauh dari lokasi langsung merespons laporan masyarakat dan melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil ditangkap di wilayah Desa/Kecamatan Cermee.

Saat hendak diamankan, pelaku dilaporkan melawan menggunakan sebilah celurit sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur.

Baca juga: Tradisi Pojhien Bondowoso, Atraksi di Ujung Bambu Setinggi 12 Meter Diusulkan Jadi WBTb

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit Honda Vario milik korban, satu unit Honda Vario yang digunakan pelaku, kunci huruf L modifikasi, kunci magnet, kunci ukuran 10 milimeter, telepon genggam, helm, jaket, serta sebilah celurit.

Polisi juga mengungkap AA merupakan DPO kasus curanmor di wilayah Polres Lumajang dan kini masih berkoordinasi dengan Polres Jember serta Polres Probolinggo terkait dugaan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah lain.

"Pelaku ini merupakan DPO kasus curanmor di Polres Lumajang. Saat ini kami juga masih berkoordinasi dengan Polres Jember dan Polres Probolinggo terkait dugaan keterlibatan pelaku dalam aksi curanmor di wilayah mereka," tambah Wawan.

 

.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.