Persela Lamongan Bersiap TC di Batu, Bima Sakti Sebut Kondisi Fisik Pemain di Atas Ekspektasi
Pipit Maulidya August 01, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Kondisi fisik pemain Persela Lamongan mendapat apresiasi dari pelatih Bima Sakti menjelang pemusatan latihan (training center/TC) di Batu.

Hasil tes fisik yang digelar di Stadion Surajaya, Sabtu (1/8/2026), menunjukkan mayoritas pemain mampu memenuhi target yang telah ditetapkan tim pelatih.

Tes fisik ini menjadi tahapan awal untuk memetakan kondisi seluruh pemain sebelum Persela Lamongan menjalani TC di Batu pada pekan depan sebagai persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Dalam sesi tersebut, para pemain menjalani sejumlah pengujian, mulai dari tes lompatan untuk mengukur daya ledak otot kaki, lari zigzag guna menguji kelincahan, sprint untuk mengetahui kecepatan, hingga lari mengelilingi lapangan sebagai indikator daya tahan tubuh.

Baca juga: Persebaya Lolos Semifinal Piala Presiden 2026 Usai Kalahkan Port FC 2-1, Hadapi Arema FC

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengatakan pengambilan data fisik menjadi bagian penting dalam menyusun program latihan selama pemusatan latihan.

"Kita memang jadwalkan untuk ambil tes pertama untuk pemain, tes fisik mereka. Supaya kita tahu bagaimana data-data setiap pemain," ujar Bima, Sabtu (1/8/2026).

Hasil yang diperoleh dari tes tersebut membuat mantan kapten Timnas Indonesia itu cukup terkejut.

Menurutnya, sebagian besar pemain berhasil mencapai standar yang sudah ditentukan meski baru kembali berkumpul setelah masa libur kompetisi.

"Dari hasil data yang kita cek tadi, semua banyak yang masuk sesuai target yang kita tentukan. Dan ini surprise buat saya dan saya senang," katanya.

Bima menilai para pemain menunjukkan profesionalisme dengan tetap menjaga kebugaran selama libur sehingga kondisi fisik mereka tidak mengalami penurunan yang berarti.

Ia mengungkapkan pencapaian tersebut semakin layak diapresiasi karena beberapa pemain baru saja menempuh perjalanan jauh sebelum mengikuti tes.

Tiga pemain asing asal Brasil, misalnya, membutuhkan waktu lebih dari dua hari perjalanan untuk tiba di Indonesia.

"Karena mereka walaupun banyak pemain yang memang terutama pemain asing baru datang dari Brasil, dengan waktu tempuh dua hari lebih perjalanan. Kemudian beberapa pemain juga dua bulan libur, pasti kondisinya drop, tapi mereka tetap berusaha maksimal, mau menaikkan level fisik mereka," ungkapnya.

Data hasil tes fisik itu akan menjadi acuan bagi tim pelatih dalam menyusun materi latihan selama TC di Batu.

Setelah program pemusatan latihan selesai, Persela juga akan kembali melakukan tes fisik sebelum kompetisi dimulai untuk melihat perkembangan kondisi para pemain.

"Semoga nanti di Batu untuk gembleng fisiknya kita bisa lebih baik lagi dan kita sudah punya data awal. Dan nanti sebelum masuknya kompetisi, kita ambil data lagi terakhir sebelum kompetisi," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.