Sekolah Rakyat Trenggalek Bisa Difungsikan, Wujudkan Pendidikan Berkelanjutan
Rendy Nicko August 02, 2026 12:44 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Trenggalek resmi ditempati oleh ratusan siswa baru maupun existing dari berbagai daerah.

Proses pengerjaan tinggal perapian hingga pembersihan oleh pengembang. 

Sekolah yang digadang-gadang menjadi role model pendidikan terpadu ini menempati lahan 6,1 hektare.

Tepat di Jalan Ahmad Dahlan No. 12, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek Kota atau tepat berada di sebelah timur area Pasar Basah.

Baca juga: Buka Jambore Relawan se-Blitar Raya, Bupati Rijanto: Jadi Ajang Memperkuat Solidaritas

Project Manager PT Nindya Karya (Persero), M. Fahjri Ramadhan menerangkan fisik bangunan permanen sudah bisa difungsikan. Hanya tinggal perapian di beberapa titik. Sehingga, ia memastikan tidak akan menggangu siswa.

"Bangunan sudah bisa difungsikan seperti itu. Paling tinggal perapian dan pembersihan saja," ujar M. Fahjri Ramadhan saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).

Pihaknya mengungkapkan pembangunan ini dalam mendukung pemerataan akses pendidikan nasional kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Dikatakan Fahjri, dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak, SRT 1 Trenggalek yang dibangun ini siap difungsikan menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.

"Momen ini sebagai wujud nyata dari komitmen Nindya Karya bersama pemerintah dalam menumbuhkan harapan bangsa," paparnya.

Menurut Fahjri, gedung-gedung yang sebelumnya berada dalam tahap konstruksi, kini telah berubah menjadi ruang belajar yang siap mendukung proses pendidikan bagi generasi penerus bangsa.

Ia menambahkan berapa kawasan pendidikan dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap.

Mulai gedung sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, rumah susun guru, asrama siswa, kantin, masjid, gedung ibadah, sampai gedung serbaguna. 

"Semua fasilitas itu guna mendukung proses pembelajaran yang holistik. Kawasan ini turut dilengkapi dengan ruang terbuka hijau serta berbagai sarana olahraga dan fasilitas penunjang," paparnya.

Dirinya menambahkan di beberapa lokasi, kawasan pendidikan juga dilengkapi dengan lapangan sepak bola berstandar FIFA, jogging track, lapangan basket, area serbaguna, dan taman edukasi. 

"Seluruh fasilitas tersebut didukung oleh sistem pengelolaan lingkungan yang dirancang untuk mewujudkan kawasan pendidikan yang berkelanjutan," tegasnya.

Sebagai informasi, desain konsep arsitektur SRT 1 Trenggalek ini kental dengan kearifan lokal (local wisdom) Jawa. Menempati luas bangunan ada di 5,8 hektare yang sangat representatif.

Penyelesaian Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan PT Nindya Karya (Persero) tersebar di 20 wilayah di Indonesia, termasuk di kawasan Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T). 

Sementara, PIC Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Trenggalek sekaligus Direktur Potensi dan Sumber Daya Sosial Kemensos RI, Laode Taufik Nuryadin menerangkan saat ini masih proses pengenalan lingkungan sekolah.

"Ini dinilai sangat penting agar orang tua dapat memberikan dukungan moril kepada para siswa. Orang tua memahami situasi sekolah sehingga bisa memberikan penguatan kepada anak-anaknya agar tetap gigih dan semangat bersekolah," papar Laode Taufik Nuryadin.

Ia menerangkan saat ini memang masih dalam pembangunan memang masih berlangsung, beberapa fasilitas sedang dalam proses penyelesaian finishing.

Taufik meyakinkan proses penyelesaian pembangunan tidak akan mengganggu aktivitas belajar mengajar. Fasilitas utama seperti asrama dan ruang kelas untuk jenjang SMP sudah siap digunakan.

"Insyaallah tidak mengganggu pembelajaran. Beberapa yang prinsipil sudah siap, seperti asrama dan ruang kelas SMP. Untuk jenjang SD dan SMA tinggal pembenahan akhir seperti instalasi listrik dan kelengkapan aksesori," tutupnya.

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.