Harga Pertamax Turun Rp300, Penjualan di SPBU OSO Merdeka Pontianak Belum Alami Lonjakan
Faiz Iqbal Maulid August 02, 2026 04:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax sebesar Rp300 per liter yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026 belum berdampak signifikan terhadap peningkatan daya beli masyarakat di Kota Pontianak. 

Meski demikian, pihak SPBU menilai kebijakan tersebut tetap memberikan manfaat bagi konsumen pengguna Pertamax.

Pengawas Lapangan SPBU OSO Merdeka No. 64.781.19, Rizky (29) mengatakan stok Pertamax di SPBU masih mencukupi sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Menurutnya, penurunan harga pertamax dari Rp16.650 menjadi Rp16.300 per liter menjadi kabar baik meski selisihnya tidak terlalu besar.

"Karena kita stoknya masih ada. Cuma dengan adanya penurunan Pertamax ini mungkin ada dampak positif untuk masyarakat. Bahwa walaupun hanya Rp300 penurunan, setidaknya bagi pengguna Pertamax itu memberikan sedikit kemudahan dari harga yang Rp16.650 menjadi Rp16.300," ujarnya kepada TribunPontianak.co.id, di Jl Hoscokroaminoto, Pontianak Selatan Sabtu 1 Agustus 2026.

Namun, Rizky mengungkapkan hingga hari pertama pemberlakuan harga baru belum terlihat adanya peningkatan pembelian Pertamax oleh masyarakat.

"Kalau untuk daya beli masyarakat, karena penurunannya masih dari tanggal 31 Juli kemarin dan ini sudah masuk tanggal 1 Agustus, masih belum ada perubahan yang signifikan dari masyarakat yang beli. Masih biasa-biasa aja, belum ada perubahan atau lonjakan secara signifikan," katanya.

• Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Seluruh SPBU Kalbar Besok 3 Agustus 2026, Pertamax Turun Lagi?

Ia menambahkan, stok Pertamax di SPBU OSO Merdeka saat ini masih berada pada kategori aman dengan ketersediaan sekitar 3.000 liter.

Di sisi lain, perubahan harga BBM juga menjadi tantangan bagi pengelola SPBU karena stok yang telah dibeli sebelumnya harus dijual dengan harga baru.

"Kalau untuk di SPBU ini stok Pertamax masih dalam kategori aman, masih ada sekitar 3.000 liter. Pertamax kita yang ada di dalam tangki, ketika adanya kenaikan maupun penurunan kita merasa sangat sedikit dirugikan karena harga beli sama harga jualnya bakal berbeda. Itu yang menjadi dilema dari pihak SPBU," jelasnya.

Sementara itu, Rizky memastikan tidak ada perubahan harga untuk BBM jenis lainnya.

Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Dexlite masih bertahan di angka Rp20.150 per liter.

"Kalau untuk saat ini harga Dexlite masih sama, tidak ada perubahan. Pertalite juga sama tidak ada perubahan. Di SPBU Merdeka ini yang mengalami perubahan hanya jenis bahan bakar Pertamax. Harga Pertalite masih Rp10 ribu, sedangkan Dexlite per 1 Agustus 2026 masih tetap Rp20.150," ungkapnya.

Meski belum mengetahui kebijakan harga pada bulan berikutnya, Rizky berharap tidak ada lagi kenaikan harga BBM karena akan berdampak langsung terhadap masyarakat.

"Kita tidak tahu juga ke depan bakal ada penurunan atau kenaikan lagi. Cuma biasanya kalau sudah tanggal 1 dan mengalami perubahan, biasanya harganya tetap. Mungkin sebulan lagi menuju perubahan berikutnya. Harapan kita semoga tidak ada kenaikan lagi untuk bahan bakar, karena dampaknya sangat besar bagi masyarakat itu sendiri." tutupnya.

Harga BBM Pertamina Seluruh SPBU Kalbar 3 Agustus 2026

Berikut harga BBM Pertamina seluruh SPBU Indonesia mulai 3 Agustus 2026 dilansir dari mypertamina:

• Resmi Berubah Harga BBM Pertamina di Seluruh SPBU Kalbar Mulai 1 Agustus 2026

Pertamax: Rp15.950/liter (turun dari Rp16.250)

Pertamax Green 95: Rp16.600/liter (turun dari Rp17.000)

Pertamax Turbo: Rp18.300/liter (turun dari Rp19.300)

Pertalite: Rp10.000/liter (tetap)

Biosolar: Rp6.800/liter (tetap)

Dexlite: Rp19.700/liter (tetap)

Pertamina Dex: Rp21.150/liter (tetap)

Link Cek Harga BBM Terbaru Setiap Hari

Disini (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.