Soekarno Cup 2026 Siap Bergulir di Jatim, 16 Provinsi Bakal Berlaga
Wiwit Purwanto August 02, 2026 11:32 AM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Jawa Timur memastikan kesiapan menjadi tuan rumah Soekarno Cup 2026, turnamen sepak bola usia muda yang akan berlangsung pada 10–24 Agustus 2026 di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik.

Ajang yang memasuki penyelenggaraan ketiga ini akan diikuti sekitar 400 pemain muda dari 16 provinsi di Indonesia. Panitia menyatakan seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir, mulai dari aspek teknis pertandingan, koordinasi antardaerah hingga kesiapan venue.

Pengarah Panitia Pelaksana Soekarno Cup 2026, Deni Wicaksono, mengatakan penyelenggaraan tahun ini diharapkan berjalan sukses sekaligus memberikan dampak jangka panjang bagi pembinaan sepak bola nasional.

"Seluruh persiapan terus kami matangkan. Jawa Timur siap menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh kontingen. Kami ingin Soekarno Cup 2026 tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan turnamen, tetapi juga meninggalkan warisan berupa semakin kuatnya ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia," kata Deni, Sabtu (1/8/2026).

Baca juga: Bangkalan Soccer Academy Mendunia Lagi, Kunjungi Brunei Untuk Perluas Jaringan Sepak Bola Usia Dini

Sebelum pertandingan dimulai, panitia akan menggelar pengundian grup di Surabaya pada 4 Agustus 2026. Acara tersebut akan dihadiri manajer dan pelatih kepala seluruh peserta sebagai forum koordinasi teknis menjelang kick-off.

Diikuti 16 Provinsi, Jadi Ajang Pembinaan Talenta Nasional

Sebanyak 16 tim peserta berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Bali, Papua, Papua Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Maluku, Jambi, dan Sumatera Utara.

Sekitar 400 pemain muda akan bersaing selama dua pekan untuk memperebutkan gelar juara sekaligus menunjukkan hasil pembinaan sepak bola di daerah masing-masing.

Menurut Deni, keberadaan Soekarno Cup menjadi bagian penting dalam membangun sistem kompetisi usia muda yang berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga: Ribuan Siswi SD Ramaikan Turnamen Sepak Bola Putri di Surabaya : Cetak Bintang Masa Depan

"Sepak bola Indonesia membutuhkan kompetisi yang berkesinambungan sejak usia muda. Soekarno Cup hadir sebagai ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan, bagi pelatih untuk mengukur hasil pembinaan, sekaligus bagi daerah untuk menunjukkan kualitas pembinaan yang telah dilakukan. Dari ekosistem seperti inilah akan lahir pemain-pemain masa depan Indonesia," ujarnya.

Soekarno Cup sebelumnya telah sukses digelar di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025. Edisi di Jawa Timur menjadi penyelenggaraan ketiga sekaligus memperkuat posisinya sebagai agenda nasional pembinaan sepak bola usia muda.

Warisi Semangat Bung Karno Bangun Karakter Generasi Muda

Deni menegaskan Soekarno Cup tidak hanya berorientasi pada prestasi di lapangan, tetapi juga membawa semangat yang diwariskan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno atau Bung Karno, tentang pentingnya olahraga sebagai sarana membangun karakter bangsa.

"Bung Karno mengajarkan bahwa olahraga adalah sarana membentuk manusia Indonesia yang berkarakter. Karena itu, Soekarno Cup kami rancang tidak hanya melahirkan pemain-pemain bertalenta, tetapi juga generasi muda yang disiplin, sportif, memiliki jiwa kepemimpinan, menghargai keberagaman, serta memiliki semangat persatuan. Itulah esensi nation and character building yang kami hidupkan melalui turnamen ini," kata Deni.

Ia optimistis pembinaan yang konsisten dan kompetisi berkualitas akan memperkuat masa depan sepak bola Indonesia.

"Kalau pembinaan dilakukan secara konsisten, kompetisinya berkualitas, dan seluruh daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, saya yakin masa depan sepak bola Indonesia akan semakin kuat. Soekarno Cup adalah bagian dari ikhtiar menuju cita-cita tersebut," pungkas Deni.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.