BANJARMASINPOST.CO.ID - Nama Vicky Prasetyo dalam dua laporan Polisi, ada kasus dugaan penipuan sampai pencucian uang.
Sosok presenter sekaligus komedian Vicky Prasetyo seolah tak pernah jauh dari kontroversi.
Selain tentang kehidupan asmaranya, Vicky juga kini terseret dalam persoalan hukum pelik.
Bukan satu, tapi ada dua laporan Polisi yang didalamnya mencantumkan nama Vicky sebagai pihak terlapor.
Dua laporan tersebut kini ditangani oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Satu diantaranya bahkan sudah naik ke tahap penyidikan.
Dengan kata lain, Polisi sudah menemukan adanya unsur dugaan pidana dalam kasus tersebut.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, terdapat dua laporan yang saat ini ditangani penyidik.
"Jadi terkait dengan saudara VP ini ada dua laporan," kata Onkoseno kepada wartawan, dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (1/8/2026).
Onkoseno menjelaskan, laporan pertama dibuat oleh pelapor berinisial RAS terkait dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.
"Yang pertama laporan mengenai dugaan pidana penipuan dan atau penggelapan, di mana hal ini dilaporkan oleh saudara RAS," ujarnya.
Ia mengatakan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dalam perkara tersebut. Bahkan, penanganan kasus telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.
"Dan saat ini penyidik masih memproses perkara tersebut sudah ada saksi-saksi yang diperiksa, perkara yang laporan saudara RAS ini sudah masuk di tahap penyidikan," katanya.
Dugaan Pencucian Uang dengan Kerugian Rp500 Juta
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan dari RAS juga memuat dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta.
Baca juga: Syarat Utama Sudah Terpenuhi, Penyebab Aura Kasih Belum Mau Diajak ke Pelaminan Terjawab
Selain itu, Polda Metro Jaya juga menangani laporan kedua yang dilayangkan pelapor berinisial TA pada Juli 2026.
"Nah, untuk laporan yang kedua, yaitu laporan di bulan Juli 2026, ini pelapornya adalah saudara TA. Dugaan laporannya juga sama, yaitu mengenai dugaan pidana penipuan dan atau penggelapan," kata Onkoseno.
Tak cuma di ranah hukum, Vicky juga tengah disorot karena persoalan asmara.
Istri sirinya, Fangfang kini mengeluhkan janji kosong Vicky yang sesumbar bakal menanggung biaya persalinan anak mereka.
Walau sempat dijanjikan Vicky biaya persalinan Rp50 juta, namun Fangfang dipaksa gigit jari saat hari persalinannya tiba.
Menjalani persalinan lewat operasi caesar, Fangfang justru mengandalkan pembiayaan fasilitas BPJS Kesehatan.
Fangfang melahirkan bayi laki-laki melalui operasi caesar di sebuah rumah sakit di Pati, Jawa Tengah, pada Selasa (14/7/2026). Proses perjuangan tersebut dilalui Fangfang tanpa kehadiran sang suami siri.
Sementara, Vicky justru terlihat sibuk menjadi bintang tamu dalam acara televisi swasta di Jakarta pada hari yang sama.
Perbedaan pernyataan mengenai biaya persalinan ini pun memicu ketegangan baru.
Kuasa hukum Fangfang, Emmanuel Alvino, membantah keras pernyataan Vicky yang mengaku telah menyiapkan dana sebesar Rp50 juta untuk persalinan tersebut.
"Terlepas dari klarifikasi VP (Vicky Prasetyo) yang katanya mau menyiapkan Rp50 juta, kenyataannya perlengkapan bayi saja, bahkan satu popok pun, tidak ada yang disediakan olehnya," ujar Emmanuel, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (14/7/2026).
Emmanuel membeberkan bahwa kliennya terpaksa mengandalkan program jaminan kesehatan pemerintah untuk menutupi biaya rumah sakit.
Sebagai peserta BPJS Kesehatan Kelas 1, Fangfang memilih melakukan upgrade layanan secara mandiri agar proses pemulihannya lebih nyaman.
"Puji Tuhan, BPJS mengover biaya persalinan tersebut. Namun karena Fangfang melakukan upgrade ke kelas VIP, pihak keluarga hanya perlu menambah biaya mandiri sebesar Rp5 juta," tambah Emmanuel.
Sikap kontras juga ditunjukkan Vicky saat menjadi bintang tamu di program live "Pagi Pagi Ambyar" Trans TV, tepat di hari sang istri bertaruh nyawa di meja operasi.
Ketika para pemandu acara menanyakan kondisi terkini sang istri, presenter kontroversial itu justru memberikan respons acuh tak acuh.
“Beberapa hari lalu sempat video call, harusnya pas pembukaan satu itu sudah ke rumah sakit, bukan malah roadshow podcast. Saya tidak tahu (apakah sudah melahirkan atau belum),” tutur Vicky kala itu.
Di sisi lain, ibunda Vicky, Emma Fauziah, sempat mengeklaim telah menyiapkan fasilitas rumah sakit terbaik di kawasan Cikarang melalui koneksi dokter pribadi mereka.
Namun pada kenyataannya, Fangfang harus berjuang melahirkan di kampung halamannya di Pati dengan hanya didampingi oleh sang ibunda, keluarga inti, serta tim kuasa hukumnya. Kehadiran figur suami yang kerap mengumbar janji manis itu nihil di momen krusial tersebut.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)