Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Kasus Warga Rejang Lebong yang Ditemukan Meninggal di Lebong
Hendrik Budiman August 02, 2026 11:54 AM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Kepolisian memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun unsur tindak pidana dalam penemuan jenazah Effendi (45), warga Desa Cawang Baru, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong.

Pria yang sempat dilaporkan hilang selama 5 hari itu ditemukan meninggal dunia di area perkebunan Desa Mangkurajo, Kecamatan Lebong Selatan pada Sabtu (1/8/2026) sore. 

Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga peristiwa tersebut merupakan murni bunuh diri.

Kasi Humas Polres Lebong, Iptu Hadi Sutrisno melalui Kasubsi PIDM Polres Lebong, Aipda Syaiful Anwar mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap kondisi korban maupun olah TKP tidak menemukan indikasi adanya tindak kekerasan atau perbuatan kriminal.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana. Dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri,"jelas Syaiful saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, pada Minggu (2/8/2026).

Ia menjelaskan, pihak kepolisian juga telah menyarankan keluarga untuk dilakukan Visum et Repertum maupun autopsi guna memastikan penyebab kematian. Namun, keluarga menolak dan menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

"Pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi, mereka menganggap kejadian ini musibah dan membawa jenazah korban untuk dimakamkan ke Rejang Lebong,"lanjut Syaiful. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com dari lingkungan sekitar korban, sebelum dilaporkan hilang Effendi diduga sedang menghadapi persoalan ekonomi.

Baca juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Warga Rejang Lebong Ditemukan Tewas Tak Wajar di Lebong

Korban disebut-sebut sempat mendatangi rumah keluarganya di Desa Mangkurajo dengan maksud mencari pinjaman uang.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan informasi yang berkembang di lingkungan sekitar mengarah pada persoalan utang-piutang.

"Kalau informasi yang kami dengar memang karena masalah utang-piutang. Katanya korban sempat mencari pinjaman. Tapi kami juga kurang tahu pasti, takut salah menyampaikan,"sampai warga tersebut.

Selain itu, di tengah masyarakat juga beredar informasi yang mengaitkan persoalan korban dengan dugaan aktivitas judi online.

SELIDIKI - Foto penemuan jenazah korban tewas tak wajar di areal perkebunan Desa Mangkurajo Kecamatan Lebong Selatan pada Sabtu (1/8/2026). Polisi masih selidiki motif dugaan korban nekat mengakhiri hidupnya sendiri.
SELIDIKI - Foto penemuan jenazah korban tewas tak wajar di areal perkebunan Desa Mangkurajo Kecamatan Lebong Selatan pada Sabtu (1/8/2026). Polisi masih selidiki motif dugaan korban nekat mengakhiri hidupnya sendiri. (TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi)

Namun, informasi tersebut masih berupa kabar yang berkembang dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Menanggapi hal itu, kepolisian mengatakan hingga saat ini belum dapat memastikan motif yang melatarbelakangi korban diduga mengakhiri hidupnya. 

Dimana Aipda Syaiful mengatakan, terkait motif sejauh ini belum bisa diketahui dan masih dalam penyelidikan. 

"Untuk motifnya kami belum bisa memastikan. Informasi yang berkembang di masyarakat masih akan kami dalami. Yang jelas, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan maupun tindak kriminal,"tutupnya.

Disclaimer:

Jika kalian mempunyai tendesi untuk bunuh diri atau butuh teman curhat, kalian dapat menghubungi kontak di bawah ini:

LSM Jangan Bunuh Diri (021 9696 9293)

Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh.

Jika semakin parah, disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.

LSM Jangan Bunuh Diri adalah Lembaga swadaya masyarakat yang didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan jiwa.

Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah untuk mengubah perspektif masyarakat terhadap mental illness dan meluruskan mitos serta agar masyarakat paham bahwa bunuh diri sangat terkait dengan gangguan atau penyakit jiwa.

Kalian dapat menghubungi komunitas ini melalui nomor telepon (021 0696 9293) atau melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.