- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Araghchi menyebut setiap tindakan militer baru dari Washington akan mendapat respons tegas dari Teheran.
Peringatan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon terpisah dengan pejabat tinggi Turki, Pakistan, dan Arab Saudi pada (1/8/2026).
Dalam komunikasi itu, Araghchi menegaskan Iran akan memberikan balasan terhadap setiap bentuk "agresi" yang dilakukan terhadap negaranya.
Ia juga membahas risiko meningkatnya ketegangan kawasan akibat tindakan yang dinilai dapat mengganggu stabilitas.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan masih mempertimbangkan sejumlah opsi militer terhadap Iran.
Trump bahkan menyebut Amerika Serikat siap memberikan respons keras setelah Iran melakukan serangan terhadap pangkalan militer AS di Yordania.
Pemerintah Iran kemudian memperingatkan bahwa serangan terhadap fasilitas strategisnya dapat memicu dampak lebih luas.
Media yang berafiliasi dengan badan keamanan Iran melaporkan, serangan terhadap infrastruktur energi Iran berpotensi dibalas dengan serangan terhadap fasilitas minyak dan gas di sejumlah negara.
Target yang disebut antara lain ladang minyak Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, serta fasilitas gas di Qatar dan Israel.