BOLASPORT.COM - Persebaya Surabaya dan Arema FC terancam tanpa dua penyerang terbaiknya saat berduel di babak semifinal Piala Presiden 2026.
Sebenarnya, ada wacana yang bocor di media sosial soal jadwal semifinal Piala Presiden 2026.
Ada surat resmi dari pihak panitia yang disebut bakal meniadakan laga semifinal antara Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FC.
Namun, Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026, Tsamara Amany menegaskan bahwa kabar itu hoax.
Pihaknya tetap tegas bahwa sejak awal duel semifinal bakal tetap digelar.
Nah, melihat dinamika seperti ini, maka duel Persebaya vs Arema FC bakal terjadi dengan skuad yang relatif pincang.
Persebaya misalnya baru saja mendatangkan seorang Alex Martins yang sudah terbukti jadi striker tajam selama tiga musim terakhir di Dewa United.
Striker asal Brasil tersebut juga sukses mencetak gol penentu kemenangan melawan Port FC pada laga terakhir Grup B usai menerima umpan silang Francisco Rivera.
Sayangnya, pemain asal Brasil tersebut harus ditandu keluar oleh tim medis usai mengalami cedera pada bagian bahunya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengeluhkan sistem penjadwalan dan intensitas pertandingan pramusim yang terlalu tinggi.
Resiko cedera meningkat dan menimpa seluruh pemain selama turnamen berlangsung.
"Ya itu benar, saya setuju. Dan inilah faktanya karena kita mulai bermain tanggal 26, 29, 1 Agustus, lihat perbedaannya," ujar Tavares pada konferensi pers setelah laga melawan Port FC, Sabtu (1/8/2026).
"Intensitasnya tinggi, terutama pertandingan pramusim hari ini, intensitasnya terlalu tinggi."
"Dan kami mencoba untuk mengganti pemain karena jika tidak melakukan ini, probabilitas lebih banyak pemain cedera akan lebih tinggi."
"Tapi itulah jadwal yang diberikan Piala Presiden kepada kami, jadi kami perlu bermain dengan aturan yang mereka berikan kepada kami."
"Tentu saja jika saya bisa memutuskan, saya lebih suka memberikan lebih banyak hari di antara pertandingan karena memungkinkan kami tidak hanya untuk memulihkan pemain tetapi juga untuk berlatih, karena pada saat ini kami hanya pemulihan dan bermain, kami tidak bisa berlatih."
"Tapi bagaimanapun, begitulah adanya, untuk kedua grup. Saya hanya berpikir pada saat ini tim-tim dari grup A memiliki lebih banyak keuntungan dibandingkan dengan tim-tim dari grup B karena Arema memiliki perbedaan waktu satu setengah hari karena mereka bermain sore, kami bermain malam."
"Pemain tiba di rumah mungkin tengah malam atau jam 1 pagi dengan adrenalin pertandingan, mereka tidak akan tidur. Jadi mereka baru akan pulih mungkin pada malam hari esoknya."
"Perbedaannya terlalu banyak, Anda mengerti? Ini poin saya," ujarnya.
Bernardo Tavares mengkonfirmasi Alex Martins sedang dalam perawatan di rumah sakit dan masih menanti kabar terbaru soal cederanya.
"Alex pergi ke rumah sakit, kami sedang menunggu kabar," imbuhnya.
Sementara nasib memilukan juga dialami oleh Arema FC yang baru saja menemukan sentuhan terbaiknya bersama Gustavo Henrique.
Penyerang asal Brasil tersebut langsung mencuri perhatian usai mencetak empat gol bersama Singo Edan pada turnamen Piala Presiden 2026.
Sayangnya, dirinya harus mengalami cedera pada bagian otot paha depan.
Pihak klub juga sudah mengkonfirmasi bakal absen di sisa periode Piala Presiden 2026.
Gustavo Henrique bakal fokus penuh menjalani pemulihan untuk Super League 2025/2026.