TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemasangan pagar pembatas di area pusat perbelanjaan menjadi fenomena baru yang terjadi di Jakarta dan Surabaya.
Di Jakarta, pagar besi setinggi 2,5 meter dipasang di area Mal Kota Kasablanka (Kokas), mendampingi pagar kaca setinggi kurang dari 1 meter di area depannya.
Sementara di Surabaya, pemagaran serupa sudah terpasang di Pakuwon Mall Surabaya, Royal Plaza, Tunjungan Plaza, dan Pakuwon City Mall.
Seluruh pusat perbelanjaan berpagar di Jakarta dan Surabaya tersebut berada di bawah naungan pengembang properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).
Kelompok usaha ini mengelola deretan mal besar serta kawasan superblok terpadu di kedua kota tersebut.
PT Pakuwon Jati Tbk didirikan oleh Alexander Tedja. Pria kelahiran Medan pada 22 September 1945 ini kini berdomisili di Jakarta.
Sebelum terjun ke bisnis properti, Alexander mengawali rekam jejaknya di industri perfilman dan bioskop.
Ia mendirikan PT ISAE Film pada tahun 1972, kemudian membentuk PT Menara Mitra Cinema Corp pada tahun 1977, dan PT Pan Asiatic Film pada tahun 1991.
Ekspansi ke sektor properti dimulai pada tahun 1982 dengan mendirikan PT Pakuwon Jati Tbk.
Langkah pertamanya diawali dengan mengolah lahan di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.
Lahan ini dikembangkan menjadi Plaza Tunjungan yang beroperasi sejak 1986, yang kemudian diperluas menjadi Tunjungan Plaza.
Baca juga: Deretan Mal Mewah yang Dibentengi Besi Tinggi di Jakarta dan Surabaya, Pramono Anung Ancam Bongkar?
Selama lebih dari empat dekade, perusahaan ini membangun berbagai portofolio properti.
Asetnya mencakup pusat perbelanjaan, apartemen, hotel, hingga gedung perkantoran di Surabaya dan Jakarta.
Portofolio di Surabaya meliputi Pakuwon Mall Surabaya, Royal Plaza, Tunjungan Plaza, dan Pakuwon City Mall.
Sedangkan portofolio di Jakarta mencakup Blok M Plaza, Gandaria City, dan Kota Kasablanka.
Saat ini, Alexander Tedja menjabat sebagai Presiden Komisaris Pakuwon Group.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk pada periode 1989 hingga 1998.
Secara kepemilikan saham pada emiten berkode PWON, Alexander memegang 0,02 persen saham secara langsung.
Porsi kepemilikan terbesar dikendalikan melalui PT Pakuwon Arthaniaga yang menguasai 68,68 persen saham.
Berikut adalah daftar pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group di Jakarta dan Surabaya yang terpasang pagar pembatas:
1. Mal Kota Kasablanka (Jakarta)
2. Tunjungan Plaza (Surabaya)
3. Pakuwon Mall Surabaya (Surabaya)
4. Royal Plaza (Surabaya)
5. Pakuwon City Mall (Surabaya)