Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyinggung pembukaan Selat Hormuz sebagai bagian dari cakupan kesepakatan yang tengah diupayakan dengan Iran, setelah mengungkapkan bahwa serangan terhadap negara itu ditunda menyusul permintaan dari Teheran dan sejumlah negara di Timur Tengah.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan AS "telah siap tempur dan siaga penuh untuk melawan Republik Islam Iran, dengan tingkat Teror Militer, Kekuatan, dan Daya yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II."
"Meskipun demikian, kami baru saja diminta oleh Iran, dan negara-negara Timur Tengah lainnya, untuk menunda serangan apa pun mengingat perimeter kesepakatan telah disetujui," kata Trump, dilansir Xinhua.
"Ini akan mencakup PEMBUKAAN SELAT HORMUZ dengan Segera, Sepenuhnya, dan Total, serta mengakhiri ancaman nuklir Iran," imbuh Trump.
Trump juga memperingatkan bahwa keputusannya "bergantung pada kemampuan untuk mencapai KESEPAKATAN dengan cepat."





