Detik-detik Bus Rombongan Peziarah Terjun ke Sungai, 19 Orang Sempat Terjebak
rival al manaf August 02, 2026 04:11 PM

TRIBUNJATENG.COM  – Sebanyak 19 orang penumpang rombongan peziarah sempat terjebak di dalam sebuah bus yang terjun ke sungai di Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026) dini hari.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah warga sekitar bergegas memberikan pertolongan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut sempat membuat panik karena para penumpang tidak bisa keluar dari kendaraan yang tercebur ke sungai.

Kecelakaan tunggal itu melibatkan minibus jenis Elf yang membawa rombongan peziarah asal Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Baca juga: Bus Gunung Harta Ludes Terbakar, Kesigapan Sopir Selamatkan 30 Penumpang dari Maut

Baca juga: Bus Trans Jateng Ruas Magelang-Temanggung Beroperasi 2027, Jepara-Pati 2028

Mereka baru saja menyelesaikan perjalanan ziarah Wali Lima di sejumlah daerah di Jawa Timur dan Madura.

Menurut keterangan saksi mata, Hartono, kendaraan yang melaju dari arah Lumajang menuju Jember tiba-tiba oleng ke kanan saat melintas di Jalan Mayjen Sukartiyo, kawasan Lumajang Timur.

Kendaraan kemudian menabrak pohon sebelum akhirnya terjun ke Sungai Bondoyudo sekitar pukul 04.30 WIB.

"Kami sempat kaget karena setelah kendaraan masuk sungai tidak ada penumpang yang keluar. Ternyata pintunya macet sehingga mereka terjebak di dalam," ujar Hartono.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan.

Karena pintu kendaraan tidak dapat dibuka, sejumlah warga akhirnya menjebol bagian pintu agar para penumpang bisa keluar dengan selamat.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 10 menit. Satu per satu penumpang kemudian berhasil dievakuasi dari dalam kendaraan yang berada di dasar sungai.

Saiful Bahri (46), sopir minibus, mengaku kondisi jalan saat kejadian dipenuhi kabut sehingga jarak pandang menjadi terbatas.

Selain itu, dirinya juga mengakui mengalami kelelahan saat mengemudi.

"Kondisi jalan berkabut," ujar Saiful singkat.

Sementara itu, petugas Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Brigpol Fendyk, menjelaskan kecelakaan diduga dipicu kombinasi faktor sopir yang mengantuk dan kondisi cuaca berkabut sehingga konsentrasi berkendara berkurang.

"Sopir ngantuk dan jalan berkabut, akhirnya kurang konsentrasi hingga kendaraan masuk ke sungai," kata Fendyk.

Meski kendaraan mengalami kerusakan akibat menabrak pohon dan tercebur ke sungai, seluruh penumpang berhasil selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sopir sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Yosowilangun sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Sementara seluruh penumpang lainnya langsung melanjutkan perjalanan menuju rumah mereka di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.