TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dua hari setelah kecelakaan yang melibatkan mobil Isuzu Panther dan sepeda motor Honda CB150R di Jalan Sunan Drajat, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, bekas-bekas kecelakaan masih terlihat jelas di lokasi.
Pecahan bodi kendaraan masih berserakan di pinggir jalan. Bahkan, sepasang sandal yang diduga milik pengendara sepeda motor juga masih berada di sekitar lokasi kejadian.
Seorang warga bernama Deri yang menyaksikan peristiwa tersebut mengatakan benturan antara kedua kendaraan terjadi sangat keras hingga membuat pengendara sepeda motor terpental ke atas mobil Panther.
Menurutnya, mobil Panther melaju dari arah Simpang Purnama menuju Simpang Mayang dengan kecepatan tinggi.
Pada saat bersamaan, sepeda motor yang datang dari arah berlawanan juga melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya, mobil Panther masuk ke jalur berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
"Waktu kejadian mobil dari arah atas ngebut, motor juga ngebut. Mobil mau nyalip lalu tabrakan," ujar Deri saat ditemui di lokasi, Minggu (2/8/2026).
Benturan keras membuat tubuh pengendara sepeda motor sempat berada di atas kap mobil Panther sebelum akhirnya terlempar.
Menurut Deri, ia tidak melihat adanya bercak darah di badan jalan setelah kecelakaan.
"Tidak ada darah di tanah atau aspal, mungkin darahnya di atas mobil itulah," katanya.
Ia juga menunjukkan titik-titik tempat kendaraan berhenti setelah tabrakan. Mobil Panther, kata dia, terpelanting hingga ke depan ruko tempat pembuatan dimsum. Sementara itu, sepeda motor terpental ke arah kios penjual BBM eceran.
"Motor di sini, ini sandalnya masih ada," ujarnya sembari menunjukkan lokasi.
Tak jauh dari titik tersebut, pecahan bodi kendaraan juga masih terlihat.
"Mobil di sini, puing-puingnya masih ada ini," katanya.
Sebelumnya, Satlantas Polresta Jambi menyatakan kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, sopir Panther diketahui meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian dan hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.
(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Jalan Sunan Drajat Kenali Asam Rawan Kecelakaan, Lima Insiden Terjadi dalam Empat Bulan