Jangan Anggap Sepele, Cuaca Panas Bisa Ganggu Fokus Pemotor
Hasriyani Latif August 02, 2026 05:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Cuaca panas yang melanda Kota Makassar dan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) bukan hanya membuat perjalanan terasa kurang nyaman.

Kondisi ini juga berpotensi mengganggu konsentrasi pemotor. 

Risiko kecelakaan pun meningkat apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Karena itu, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara.

Juga tetap menerapkan prinsip keselamatan berkendara #Cari_Aman, terutama saat beraktivitas di bawah terik matahari.

Tagline #Cari_Aman pertama kali digaungkan PT Astra Honda Motor (AHM) pada 2017.

Ini sebagai bentuk konsistensi dalam keselamatan di jalan raya.

Baca juga: 6 Tips Aman Bawa Barang Belanjaan di Sepeda Motor, Jangan Asal Angkut

Saat ini tagline tersebut jadi tren dikalangan pengguna motor Honda.

Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi mengatakan kondisi fisik menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi keselamatan berkendara.

Menurutnya, cuaca panas dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan kehilangan konsentrasi apabila pengendara tidak menjaga kondisi fisiknya. 

Karena itu, Asmo Sulsel mengajak masyarakat untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi.

Juga tidak memaksakan diri berkendara saat merasa lemas atau mengantuk, serta tetap menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap. 

"Keselamatan selalu menjadi prioritas, apa pun kondisi cuacanya," ujar Habib di Makassar, Minggu (2/8/2026).

Asmo Sulsel mengimbau pengendara memastikan tubuh dalam kondisi prima sebelum bepergian, memperbanyak konsumsi air putih, serta tidak memaksakan diri mengendarai sepeda motor ketika merasa lelah atau kurang fit. 

Bagi yang menempuh perjalanan jauh, disarankan beristirahat secara berkala di tempat yang aman agar kondisi tubuh tetap terjaga.

Selain itu, penggunaan perlengkapan berkendara juga tidak boleh diabaikan meski cuaca sedang terik. 

Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tetap penting digunakan. 

Selain melindungi dari paparan sinar matahari, perlengkapan tersebut juga berfungsi meminimalkan risiko cedera jika terjadi kecelakaan.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi mengatakan kampanye #Cari_Aman terus digaungkan sebagai upaya membangun budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat. 

Menurutnya, edukasi keselamatan harus relevan dengan kondisi yang dihadapi pengendara, termasuk saat cuaca panas.

"Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa faktor cuaca juga perlu menjadi perhatian saat berkendara, sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tetap menyenangkan," kata Antofany.

(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.