Penanganan Jalan Putus dan Irigasi Sawah di Kampar Kiri Belum Jelas
Muhammad Ridho August 02, 2026 05:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Penanganan jalan putus total dan saluran irigasi yang terancam ambruk di Desa Sungai Geringging Kecamatan Kampar Kiri belum jelas. 

Pemerintah Kabupaten Kampar belum menentukan langkah cepat memulihkan akses dan irigasi sejak jalan amblas, Kamis (30/7/2026).

Khariyon Andri, perangkat desa setempat, mengaku belum ada informasi tentang penanganan kerusakan tersebut.

"Belum ada," katanya ketika ditanyai Tribunpekanbaru.com, Minggu (2/8/2026).

Menurut dia, instansi berwenang belum bertindak mungkin karena hari libur akhir pekan.

Pihaknya akan melanjutkan pengajuan penanganan pada hari kerja.

"Mungkin karena libur. Jadi besok (Senin) kami follow-up lagi," katanya.

Baca juga: Petani Resah, Sumber Irigasi 32 Ha Sawah di Kampar Kiri Terancam Ambruk Setelah Jalan Putus

Baca juga: BPBD Kampar Usulkan Tanggap Darurat untuk Perbaikan Jalan yang Putus Total di Kampar Kiri

Pemerintah desa akan meminta tanda tangan camat untuk dibubuhkan di proposal . 

Seperti diketahui, jalan sebagai akses utama masyarakat di Sungai Geringging amblas akibat dihantam lonjakan debit air Sungai Pantau, Kamis (30/7/2026).

Debit air melonjak setelah hujan lebat sejak subuh.

Satu-satunya saluran irigasi tersier sawah juga terancam ambruk.

Saluran tersebut kini menggantung setelah badan jalan amblas. 

Saluran itu mengairi 32 hektare sawah. Seluas 10 ha di antaranya milik pemerintah.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.