TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Nasib naas menimpa tiga kuli bangunan proyek Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Kecamatan Rantau Alai, Ogan Ilir.
Mereka hanyut terseret derasnya arus Sungai Ogan pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB usai bekerja di lokasi tersebut.
Diketahui ketiganya merupakan tulang punggung keluarga. Dua di antaranya adalah perantau asalb Cilacap, Jawa Tengah, sementara satu korban lainnya merupakan warga lokal yang bekerja sebagai tukang las.
Baca juga: Breaking News : 3 Pekerja Bangunan Sekolah Rakyat Hanyut di Sungai Ogan, 1 Tewas, 2 Masih Dicari
Dua dari tiga korban merupakan perantau asal Cilacap, Jawa Tengah, bernama Arif Febriansyah (18) dan Rizky Saputra (22).
Keduanya datang ke Sumatera Selatan untuk bekerja sebagai buruh bangunan.
Sementara itu, korban ketiga adalah Rahman Udin alias Maman (33), warga Rambang Kuang, Ogan Ilir, yang bekerja sebagai tukang las.
Keberadaan ketiganya di lokasi kejadian dibenarkan oleh Huzaimi, kerabat Rahman Udin.
Menurutnya, ketiga korban memang bekerja di proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang lokasinya berdekatan dengan sungai.
"Tiga orang itu kerja bangunan Sekolah Rakyat. Maman (Rahman Udin) itu masih keluarga saya. Dia tukang las fondasi gedung (Sekolah Rakyat)," ujar Huzaimi.
Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga dan warga sekitar langsung turun ke lokasi untuk membantu pencarian.
"Kami sekarang sedang ke lokasi tenggelam. Tetangga juga ikut mencari Maman," ucap Huzaimi.
Upaya pencarian oleh tim SAR gabungan dan warga membuahkan hasil pada Minggu dini hari.
Korban atas nama Arif Febriansyah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Iptu Mansyur, membenarkan penemuan jasad pemuda asal Cilacap tersebut.
"Tadi pagi sekitar pukul 00.15, satu orang atas nama Arif Febriansyah ditemukan meninggal dunia," ujar Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur saat dikonfirmasi TribunSumsel.com, Minggu (2/8/2026).
Jasad Arif selanjutnya dibawa ke RSUD Ogan Ilir di Indralaya untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Hingga saat ini, Rizky Saputra dan Rahman Udin belum ditemukan.
Tim gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Ogan Ilir masih terus menyisir aliran Sungai Ogan di wilayah Rantau Alai.
"Personel kami di lapangan masih mencari dua orang lagi," ujar Mansyur.
Ia mengimbau masyarakat untuk turut mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar.
"Masih terus upaya pencarian. Mohon doanya," ucap Mansyur.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com