Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Keramaian Turnamen Sepak Bola Himpunan Mahasiswa Lamaknen Selatan (Himlas) Cup V 2026 membawa berkah bagi masyarakat di Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu.
Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini membuka peluang bagi warga untuk memasarkan hasil kebun dan produk olahan lokal lainnya.
Di sepanjang area Lapangan Umum Piebulak, Desa Persiapan Majorato, puluhan pedagang memanfaatkan ramainya penonton dengan menjual berbagai komoditas hasil pertanian, seperti pinang, pisang, ubi kayu, telur, hingga aneka makanan olahan yang diproduksi sendiri.
Baca juga: Sambut HUT ke-25, Pengurus Partai Demokrat Belu Gelar Bakti Sosial di Kawasan Pasar Baru Atambua
Salah seorang pedagang, Fransiska Lusiana Lou, mengaku telah membuka lapak sejak 25 Juli 2026. Bersama keluarganya, ia menjual pinang, pisang hasil kebun sendiri, telur, serta sejumlah kebutuhan lainnya.
Menurutnya, pendapatan yang diperoleh setiap hari memang tidak menentu. Namun, dengan omzet sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per hari, hasil penjualan tersebut sudah cukup membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Kami berharap ke depan semakin ramai karena masih ada kegiatan Pramuka, Paskibraka, dan perayaan HUT Kemerdekaan RI. Semakin banyak pengunjung, semakin banyak pula hasil kebun yang bisa kami jual," ujarnya, Minggu (2/8/2026).
Pedagang lainnya, Theodora Holo Bau, mengatakan dirinya mulai membuka lapak sejak hari pertama turnamen digelar. Setiap hari ia menjual hasil kebun dan makanan ringan kepada para pengunjung yang datang menyaksikan pertandingan.
"Dalam sehari saya bisa memperoleh sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Memang belum besar, tetapi sangat membantu menambah penghasilan keluarga," katanya.
Ia berharap turnamen olahraga maupun kegiatan masyarakat lainnya terus dilaksanakan karena menjadi kesempatan bagi warga untuk memasarkan hasil pertanian tanpa harus membawa dagangan ke pasar yang lebih jauh. (gus)