7 Fakta Mahasiswi S2 UNG Tenggelam di Pulau Bogisa Gorontalo, Korban Sebentar Lagi Wisuda
Fadri Kidjab August 02, 2026 07:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang mahasiswi Program Pascasarjana (S-2) Universitas Negeri Gorontalo, Riska Halid (25) alias Chika, dikabarkan meninggal dunia.

Chika sempat terseret arus laut saat berenang bersama teman-temannya di kawasan pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Minggu (2/8/2026).

Berikut adalah fakta-fakta dan kronologi lengkap insiden nahas yang menimpa wisatawan lokal asal Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) tersebut.

1. Chika Selangkah Lagi Diwisuda

Di balik duka mendalam ini, terungkap fakta pilu mengenai perjalanan akademik almarhumah.

Riska Halid diketahui baru saja berada di penghujung masa studinya di Program Pascasarjana UNG dan sebentar lagi akan resmi menyelesaikan pendidikan Magister (S-2).

Hal ini diungkapkan oleh warganet dalam unggahan TribunGorontalo.com, Minggu (2/8/2026).

"Mahasiswa S2, so mau wisuda kasihan," tulis warganet yang diduga kerabat Chika.

2. Chika Berlibur dengan Teman-temannya

WISATAWAN MENINGGAL -- Kolase foto korban tenggelam di Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Seorang mahasiswi asal Bolaang Mongondow Selatan meninggal dunia setelah terseret arus laut. (Tangkapan layar video FB)
WISATAWAN MENINGGAL -- Kolase foto korban tenggelam di Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Seorang mahasiswi asal Bolaang Mongondow Selatan meninggal dunia setelah terseret arus laut. (Tangkapan layar Facebook/Agus Kamba)

Peristiwa bermula pada Sabtu (1/8/2026) pukul 16.50 Wita.

Rombongan yang berjumlah sembilan orang (delapan di antaranya mahasiswa) berangkat dari daratan menuju Pulau Bogisa menggunakan perahu taksi milik Sofian Patamani, warga Desa Ponelo.

Rombongan tiba di lokasi pukul 17.30 Wita dan mendirikan tenda untuk menghabiskan malam dengan berkemah di tepi pantai pulau tak berpenghuni tersebut.

Baca juga: Pesan Terakhir Alim Piyoke, Korban Tenggelam di Sungai Bone Gorontalo

3. Chika Terseret Arus 

Keesokan harinya, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.00 Wita, sebanyak tujuh orang anggota rombongan sempat berenang di pantai sebelum naik ke darat untuk sarapan bersama.

Usai menyantap sarapan, lima orang di antaranya memutuskan untuk kembali berenang ke laut. Namun, sekitar pukul 08.20 Wita, Riska Halid bersama teman-temannya mendadak terseret ombak dan kuatnya arus laut hingga berteriak meminta tolong.

4. Dievakuasi Perahu 

Sekitar pukul 08.30 Wita, sebuah perahu yang dikemudikan warga bernama Salim melintas di perairan Pulau Bogisa menuju Pulau Lampu.

Mendengar teriakan minta tolong, perahu tersebut segera mendekat dan berhasil mengevakuasi para korban dari air.

Saat berhasil diangkat ke perahu, Riska Halid sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

5. Pertolongan Pertama dari WNA Asal Jerman

WISATAWAN MENINGGAL -- Tangkapan layar video Facebook. Seorang pengguna Facebook, Agus Kamba (foto kanan) membagikan momen seorang wisatawan lokal diduga meninggal dunia di Pulau Bugisa, Gorontalo Utara, Minggu (2/8/2026) (Facebook/Agus Kamba)
WISATAWAN MENINGGAL -- Tangkapan layar video Facebook. Seorang pengguna Facebook, Agus Kamba (foto kanan) membagikan momen seorang wisatawan lokal diduga meninggal dunia di Pulau Bugisa, Gorontalo Utara, Minggu (2/8/2026) (Facebook/Agus Kamba)

Korban segera dibawa kembali ke tepi pantai Pulau Bogisa.

Saat itu, rombongan wisatawan lain bersama pemandu wisata lokal, Agus Kamba, baru saja mendarat di pulau tersebut.

Dua wisatawan asal Jerman yang berada di lokasi, Mr. Detlef Schroth dan Mrs. Jasmin, langsung memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP/CPR) serta napas buatan.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 09.50 Wita, dua personel Pos TNI AL (Posal) Kwandang tiba di lokasi untuk membantu penanganan medis darurat.

"Bantuan sudah ada dari Lanal Gorontalo. Ini fast response. Begitu ditelepon, langsung datang," kata Agus Kamba dalam unggahan medianya saat mengabadikan momen penanganan di lokasi.

Meski upaya CPR terus dilakukan secara intensif, korban tetap tidak menunjukkan respons.

Baca juga: Detik-detik Mahasiswi Tenggelam di Pulau Bogisa Gorontalo, Chika Sempat Ditolong WNA

6. Chika Dinyatakan Meninggal Dunia

Pukul 10.00 Wita, Riska Halid dievakuasi dari pulau menggunakan perahu taksi menuju Pelabuhan Kwandang dengan didampingi dua rekannya dan satu personel Posal Kwandang.

Tiba di Pelabuhan Kwandang pukul 10.30 Wita, korban langsung dilarikan ke RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara menggunakan ambulans.

Setelah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim medis, Riska Halid dinyatakan resmi meninggal dunia.

7. Chika Dipulangkan ke Kampung Halaman

Usai pengurusan administrasi di rumah sakit, jenazah alumnus SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo ini terlebih dahulu dibawa ke rumah transit keluarga di Telaga, Kabupaten Gorontalo, sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Desa Tonala, Kabupaten Bolsel, untuk dimakamkan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo, Halidin, mengungkapkan bahwa Riska Halid tengah berlibur bersama teman-temannya.

"Untuk sementara korban yang meninggal adalah wisatawan lokal yang berasal dari Bolaang Mongondow Selatan. Terkonfirmasi ada sembilan wisatawan yang memang sedang berlibur di Pulau Bogisa. Delapan orang di antaranya merupakan mahasiswa," ujar Halidin.

Delapan rekan korban yang selamat dalam rombongan tersebut teridentifikasi bernama:

Ramdan Lamola

Niar Lahay

Iin Cristian Mooduto

Rahmat Ahmad

Damai Rasida

Wahyu Talib

Nujwa Adelia

Hajar Aswad

 

(TribunGorontalo.com/Sandri Mooduto)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.