Indonesia SIPF Salurkan 15 Unit Electric Sprayer bagi Petani Gunungkidul
Yoseph Hary W August 02, 2026 11:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM - PT Penjaminan Infrastruktur Pembiayaan Indonesia (Indonesia SIPF) menggelar kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dengan menyerahkan bantuan 15 unit electric sprayer kepada Kelompok Tani Ngudi Subur yang berlokasi di Tegalrejo, Gedang Sari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk “Petani Berdaya: Dukungan Alat Tani untuk Meningkatkan Produktivitas” yang dilaksanakan Indonesia SIPF bekerja sama dengan Yayasan Jejak Dampak Nusantara.

Bantuan alat semprot elektrik ini diberikan sebagai respons atas kebutuhan nyata petani setempat dalam mengefisienkan proses perawatan lahan pertanian. Selama ini, sebagian besar anggota Kelompok Tani Ngudi Subur masih mengandalkan alat semprot manual yang membutuhkan tenaga fisik lebih besar dan waktu pengerjaan yang lebih lama.

Dengan hadirnya electric sprayer, proses penyemprotan pupuk maupun pestisida diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, merata, dan hemat tenaga, sehingga turut mendorong peningkatan produktivitas hasil panen.

“Petani adalah salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui program ‘Petani Berdaya’, kami ingin memastikan bahwa dukungan yang kami berikan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan, bukan sekadar bantuan simbolis. Penyerahan electric sprayer ini kami harapkan dapat meringankan beban kerja petani sekaligus meningkatkan efisiensi dan hasil produksi mereka,” ungkap Gusrinaldi Akhyar,Direktur Utama Indonesia SIPF.

Pemilihan Kelompok Tani Ngudi Subur sebagai penerima manfaat dilandasi oleh hasil asesmen kebutuhan yang dilakukan bersama Yayasan Jejak Dampak Nusantara, mitra pelaksana program yang memiliki rekam jejak dalam pendampingan komunitas berbasis potensi lokal.

Proses asesmen tersebut mencakup identifikasi kondisi geografis, pola tanam, serta tantangan operasional yang dihadapi petani di wilayah Tegalrejo dan sekitarnya.

Perwakilan Kelompok Tani Ngudi Subur menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Indonesia SIPF terhadap kondisi pertanian di wilayahnya. Alat yang diserahkan dinilai relevan dengan kebutuhan sehari-hari anggota kelompok tani dalam mengelola lahan pertanian di kawasan Gunungkidul.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan dihadiri jajaran manajemen Indonesia SIPF, perwakilan Yayasan Jejak Dampak Nusantara, serta anggota Kelompok Tani Ngudi Subur.

Program “Petani Berdaya” ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Indonesia SIPF yang berfokus pada penguatan sektor ekonomi produktif di tingkat akar rumput, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan di wilayah sasaran.

Ke depan, Indonesia SIPF menyatakan keterbukaannya untuk terus mengembangkan program-program CSR berbasis kebutuhan komunitas, termasuk kemungkinan perluasan wilayah maupun bentuk bantuan lain yang relevan dengan tantangan yang dihadapi kelompok tani di berbagai daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.