Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG TIMUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menghadirkan hiburan musik secara rutin setiap akhir pekan di Taman Sehati, kawasan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur.
Program tersebut menjadi upaya Pemkab menyediakan ruang rekreasi bagi masyarakat sekaligus mendorong geliat ekonomi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pelaksanaan perdana panggung live music digelar pada Sabtu (1/8/2026) malam.
Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Iman Nugraha, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Nurchaidir, serta perwakilan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus.
Asep mengatakan, Kabupaten Bekasi hingga kini belum memiliki alun-alun yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Karena itu, kawasan Stadion Wibawa Mukti akan dikembangkan menjadi ruang publik yang hidup dan menjadi tujuan warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga setiap malam Minggu.
"Karena Kabupaten Bekasi belum memiliki Alun-alun, ke depan Wibawa Mukti akan kita jadikan seperti alun-alun. Di sini masyarakat bisa berkumpul, anak-anak bermain, keluarga bercengkerama, menikmati hiburan, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Asep dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Baca juga: Diserbu Warga Bekasi, Pet Expo Akan Jadi Event Tahunan
Asep menjelaskan, gagasan tersebut lahir dari hasil pembahasan bersama Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus dan sejumlah perangkat daerah.
Ke depan, Taman Sehati tidak hanya menjadi lokasi pertunjukan musik, tetapi juga akan ditata agar semakin nyaman, tertib, dan menarik sebagai ruang publik bagi masyarakat.
Sejumlah pembenahan pun telah disiapkan oleh Pemkab Bekasi.
Pembenahan itu diantaranya pembangunan area kuliner berkonsep kontainer agar tampak lebih rapi, penataan area parkir, hingga penambahan penerangan di sejumlah titik taman untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung.
"Area kuliner akan kami tata menggunakan kontainer supaya rapi. Tidak ada lagi lapak dengan terpal. Lampu taman juga akan kami tambah sehingga masyarakat merasa nyaman saat menikmati suasana malam," jelasnya.
Selain menghadirkan penampilan musisi dengan berbagai genre, mulai dari pop, dangdut hingga akustik, Asep menuturkan panggung hiburan tersebut juga akan memberi kesempatan kepada masyarakat yang ingin menunjukkan kemampuan bernyanyi secara gratis.
Tak hanya berfokus di Taman Sehati, konsep serupa juga direncanakan diterapkan di taman-taman yang berada di berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi.
Dengan begitu, setiap wilayah nantinya memiliki ruang publik yang aktif sebagai tempat berkumpul warga sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kami ingin setiap kecamatan yang memiliki taman bisa menjadi tempat berkumpul warga saat malam Minggu. Di sana masyarakat bisa bermain, bertemu, berbelanja, sehingga roda ekonomi juga ikut bergerak," tuturnya.
Asep berharap program hiburan rakyat tersebut mampu menjadi pilihan destinasi rekreasi yang mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, setelah menjalani rutinitas bekerja selama enam hari, warga membutuhkan ruang untuk melepas penat, bersosialisasi, dan menikmati waktu bersama keluarga.
"Melalui penataan yang dilakukan secara bertahap, Taman Sehati diharapkan dapat berkembang menjadi ikon ruang publik Kabupaten Bekasi sekaligus menjadi embrio pusat aktivitas masyarakat yang nyaman, aman, serta mampu meningkatkan perekonomian lokal melalui pemberdayaan UMKM," harapnya. (M37)