TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berawal dari aksi ugal-ugalan dan dugaan tabrak lari di kawasan BSB Mijen, sebuah mobil Toyota Agya berwarna abu-abu dengan kondisi rusak parah menjadi sasaran pengejaran massa hingga ke Gerbang Tol Krapyak, Semarang.
Meski sempat dihentikan oleh warga dan petugas, pengemudi mobil berpelat nomor H1648UN tersebut nekat melarikan diri kembali dan kini tengah diburu oleh aparat kepolisian Satlantas Polrestabes Semarang.
Baca juga: Viral Mobil Agya Dikejar Warga hingga Tol Krapyak Semarang, Diduga Pelaku Tabrak Lari
Video aksi kejar-kejaran antara sejumlah pemotor dengan sebuah mobil Toyota Agya berwarna abu-abu sempat ramai di internet.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (1/8/2026) malam.
Mobil yang sebelumnya disebut netizen terlibat dalam serangkaian tabrak lari itu akhirnya sempat terhenti di Gerbang Tol Krapyak.
Namun, pengemudinya diduga kembali melarikan diri dan kini masih diburu polisi.
Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan mobil berpelat H1648UN melaju dalam kondisi rusak.
Bagian bumper belakang tampak penyok hingga terlepas dan terseret di jalan, sementara kaca belakang terlihat retak.
Meski demikian, mobil tersebut tetap melaju di sepanjang ruas Ngaliyan, Jalan Walisongo dan akses masuk Gerbang Tol Krapyak.
Selama mobil itu melaju, sejumlah pemotor terus melakukan pengejaran.
Mereka membunyikan klakson, berteriak meminta pengemudi berhenti, dan terus membuntuti mobil dari kawasan Ngaliyan menuju arah Semarang Barat hingga masuk ke Gerbang Tol Krapyak.
Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, dugaan aksi ugal-ugalan itu disebut bermula dari kawasan BSB Mijen.
Sejumlah warga mengaku menjadi korban tabrak lari, sementara beberapa pengendara lainnya mengaku nyaris tertabrak oleh mobil yang diduga sama seperti yang terekam dalam video.
Belasan warga dan pemotor yang mengejar kemudian mengerubungi kendaraan tersebut ketika berhenti di Gerbang Tol Krapyak.
Sejumlah orang tampak menggedor bodi dan jendela mobil sambil meminta pengemudi keluar dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Petugas jalan tol juga terlihat berada di lokasi.
Hingga Minggu (2/8/2026), polisi memastikan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.
Aparat juga masih memburu kendaraan yang diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung, mengatakan pihaknya telah memantau kejadian yang viral tersebut.
"Kami memonitor kejadian tersebut," ungkap AKP Untung kepada Tribunjateng.com, Minggu petang.
Saat dikonfirmasi mengenai informasi bahwa mobil tersebut sempat dihentikan di Gerbang Tol Krapyak namun kemudian kembali kabur, AKP Untung membenarkannya.
"Iya, kabur," imbuh dia.
Menurutnya, hingga kini polisi masih mencari keberadaan mobil tersebut sekaligus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa, termasuk dugaan tabrak lari yang dilaporkan warga.
Baca juga: Kecelakaan Tabrak Lari di Purbalingga, Gerobak Dagangan Rohman Rusak Tak Ada yang Tanggung Jawab
"Masih kita cari keberadaan mobilnya.
Masih kita lidik," tegas dia.
Polisi belum menjelaskan identitas pengemudi maupun jumlah korban yang diduga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dugaan tabrak lari yang ramai diperbincangkan di media sosial juga masih didalami dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri keberadaan kendaraan yang terekam dalam video viral tersebut. (rez)