Dalam Kunjungan Sekjen Nasdem di Probolinggo, Guru Madrasah Curhat Tunjangan yang tak Kunjung Cair
Luky Setiyawan August 02, 2026 11:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim menggelar Sapa Restorasi di wilayah Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026). Salah satu wilayah yang jadi kunjungannya adalah Kota Probolinggo.

Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri pengurus Partai Nasdem Kota/Kabupaten Probolinggo, juga dihadiri ratusan guru madrasah yang berkesempatan curhatnya perihal belum cairnya tunjangan guru.

Hal itu disampaikan Ketua Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Probolinggo, Yunanisa. Menurutnya, sebanyak 65 anggotanya belum menerima tunjangan periode 2018-2019.

"Tunjangan itu bukan bantuan sosial pak, melainkan kewajiban negara kepada para guru madrasah atas sertifikasi profesi yang sudah mereka jalankan," kata Yunanisa.

Baca juga: Terpilih Sebagai Ketua KONI Probolinggo, Reno Handoyo Dapat Target Tembus 10 Besar Porprov Jatim

Yunanisa menuturkan, jika beberapa alasan menjadi penyebab belum cairnya tunjangan guru dari Kementerian Agama, salah satu penyebabnya adalah berkas administrasi. Sehingga ia menitipkan berkas tersebut kepada Hermawi Taslim.

"Di Probolinggo sebenarnya ada ratusan TPP Guru Madrasah yang belum cair sejak 8 tahun terakhir. Namun 255 TPP Guru berhasil dicairkan berkat advokasi anggota komisi VIII DPR RI Dini Rahmania," jelas Yunanisa.

Berkat advokasi yang dijalankan itu, lanjut Yunanisa, dana TPP yang mengendap di Kementerian Agama selama kurang lebih 8 tahun, akhirnya bisa dicairkan dalam waktu 3 bulan saja.

"Kami sangat bersyukur karena advokasi Ning Dini Rahmania, akhirnya 255 TPP Guru bisa cair. Sekarang tinggal 65 yang belum cair," curhatnya.

Menanggapi hal itu, Sekjen DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim berterima kasih kepada anggota komisi VIII DPR RI Dini Rahmania yang telah mengadvokasi ratusan guru non ASN itu sehingga tunjangannya cair.

Apalagi menurut Hermawi, urusan pendidikan dan kesehatan memang menjadi konsentrasi partainya selama ini. 

"Jika ingin menjadi bangsa yang kuat, maka masyarakatnya harus sehat dan pintar. Ini bukti nyata bahwa Nasdem harus menjadi solusi atas semua permasalahan yang ada di tengah masyarakat," ujar Hermawi.

"Tidak hanya soal tunjangan guru madrasah, Partai Nasdem akan terus melakukan advokasi kepada semua kepentingan masyarakat," imbuhnya.

Sedangkan Dini Rahmania memastikan bakal tetap mengawal sisa anggaran yang belum tersalurkan. Sebab, pemenuhan hak pengajar adalah fondasi penting bagi kualitas pendidikan di daerah.

"Alhamdulillah, perjuangan bersama ini mulai membuahkan hasil. Namun tugas saya belum selesai. Saya akan terus kawal sampai guru yang tersisa mendapatkan hak mereka seutuhnya," tegas Ketua DPD Nasdem Kabupaten Probolinggo itu.

(Ahsan Faradisi/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.