Viral Pagar Hijau Pakuwon Mall Solo Baru, Mal Lain Pilih Tetap Terbuka
Rustam Aji August 03, 2026 12:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO – Pemasangan pagar besi mengelilingi kawasan Pakuwon Mall Solo Baru memicu perbedaan sikap di antara pengelola pusat perbelanjaan di wilayah Solo Raya. Pihak Pakuwon menegaskan pemagaran dilakukan demi keselamatan pejalan kaki dan penataan kawasan, sementara The Park Mall Solo dan Solo Paragon Mall memilih tak mengekor serta mengandalkan penguatan keamanan internal.

Fenomena munculnya pagar hijau mengelilingi kawasan Pakuwon Mall Solo Baru di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, sempat tular dan dikaitkan warganet dengan rumor potensi gangguan keamanan di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi, membantah tegas spekulasi yang beredar. Ia menjelaskan pertimbangan utama pemasangan pagar adalah aspek keselamatan lalu lintas penyeberang jalan dan penataan akses keluar-masuk.

"Awalnya kita berpikir itu karena Pakuwon terbuka lebar. Keamanan penyeberang jalan menjadi salah satu faktor utama dilakukan pemagaran Pakuwon Mall," ujar Sutandi, Sabtu (1/8/2026).

Ia menambahkan, konsep pagar keliling bukan hal baru di lingkungan Pakuwon Group. Prototipe desainnya mengacu pada properti lain seperti Blok M Plaza Jakarta dan Royal Plaza Surabaya yang sudah menerapkan sistem serupa sejak 2006.

The Park Mall dan Solo Paragon Pilih Tetap Terbuka

Berbeda dengan Pakuwon, manajemen The Park Mall Solo memastikan belum memiliki rencana memasang pagar mengelilingi kawasan mal. Public Relations The Park Mall Solo, Christina Tri Mawarti, menuturkan tidak ada instruksi dari manajemen pusat terkait langkah pemagaran.

Baca juga: Bawaslu Solo Buka Suara Soal Tudingan FX Rudy Terkait Politik Uang Pemilu 2024

"Ukuran mal kami cukup besar sehingga akan sulit juga untuk diterapkan. Fokus kami tetap pada penguatan sistem keamanan mal agar pengunjung tetap merasa aman dan nyaman," kata Christina, Minggu (2/8/2026).

Sikap senada ditunjukkan manajemen Solo Paragon Mall. Marketing Communication Solo Paragon Mall, Veronica Lahji, menegaskan pihaknya tidak ikut-ikutan tren pemagaran kawasan. Pihaknya memilih mempertahankan konsep public space yang ramah pengunjung.

"Kalau di kami memang tidak ada pagar yang mengelilingi mal karena kami welcome dengan seluruh pengunjung yang akan masuk. Mengenai keamanan, kami mempercayakan semuanya pada Pemerintah Kota dan aparat," terang Veronica.

Murni Pembaruan Fasilitas Pusat Perbelanjaan

Meskipun menolak dikaitkan dengan rumor kerusuhan, pihak Solo Paragon memandang langkah yang diambil Pakuwon Group sebagai tindakan positif dalam mengelola arus pedestrian.

Sutandi dari Pakuwon Group menegaskan bahwa pemagaran murni bagian dari pembaruan fasilitas dan penyempurnaan kawasan secara berkala.

"Yang jelas Pakuwon Mall bukan peramal. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Kita harus update dan memperbaiki fasilitas, simpel. Kita berharap semua baik-baik saja," tegas Sutandi. (amb/dre)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.