Bukan Penculikan, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dijemput Orang Suruhan Ibunda dan Kini di Luar Negeri
Rr Dewi Kartika H August 03, 2026 01:07 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Polres Metro Jakarta Pusat memastikan atlet golf perempuan Jesslyn Wijaya (32) bukan korban penculikan seperti yang sempat dilaporkan sebelumnya.

Hasil penyelidikan menunjukkan Jesslyn berada di luar negeri atas keinginannya sendiri, sehingga polisi akan menghentikan penanganan kasus tersebut.

Penghentian penyelidikan akan dilakukan setelah penyidik menggelar perkara.

"Ke depannya akan dihentikan penyelidikannya setelah gelar perkara," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (2/8/2026).

Roby menegaskan, hasil penyelidikan tidak menemukan adanya unsur tindak pidana penculikan dalam peristiwa yang sempat dilaporkan tersebut.

"Benar bukan kasus penculikan. Saat ini yang bersangkutan sedang berada di luar negeri atas kemauannya sendiri. Dan itu disampaikan langsung oleh Jesslyn," kata Roby.

Sebelumnya, Jesslyn dilaporkan diduga menjadi korban penculikan setelah dijemput paksa oleh lima pria berbadan besar di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.

Dalam proses penyelidikan, polisi mengungkap bahwa lima pria tersebut merupakan orang suruhan ibu kandung Jesslyn.

Setelah dijemput, Jesslyn dibawa menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, sebelum akhirnya terbang ke luar negeri.

Roby sebelumnya juga memastikan Jesslyn terlacak berada di Bangkok, Thailand.

Polisi bahkan telah menerima video testimoni dari Jesslyn yang menjelaskan bahwa dirinya berada di luar negeri atas kehendaknya sendiri.

Dari hasil pendalaman sementara, penyidik menduga peristiwa penjemputan Jesslyn dipicu konflik internal keluarga.

Menurut Roby, pihak keluarga tidak merestui hubungan asmara Jesslyn dengan calon suaminya, Evan, yang disebut berencana melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.