Data Resmi Manifes KMP Mutiara Sentosa 2, 232 Penumpang & 39 ABK Berada di Atas Kapal Saat Terbakar
Sudarma Adi August 03, 2026 01:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sumenep merilis pembaruan data resmi terkait manifes dan hasil evakuasi korban musibah terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura.

Plt Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ardan, membeberkan bahwa berdasarkan dokumen manifes resmi, KM Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya–Makassar tersebut secara keseluruhan mengangkut sebanyak 271 orang.

Jumlah tersebut mencakup 232 orang penumpang, 26 orang Anak Buah Kapal (ABK), serta 13 orang ABK tambahan.

Baca juga: Update Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, 231 Selamat & 5 Meninggal, 9 Kapal dan Nelayan Terus Evakuasi

"Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran, pendataan, dan pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan. Data ini masih bersifat dinamis dan terus kami perbarui sesuai perkembangan operasi SAR di lapangan," ujar Ipda Ardan, Minggu (2/8/2026).

Proses Evakuasi Melibatkan Puluhan Armada Kapal

Ipda Ardan menjelaskan, ratusan korban yang berhasil diselamatkan dievakuasi secara bertahap menggunakan kapal-kapal niaga maupun kapal tunda (tugboat) yang melintas di sekitar titik lokasi kebakaran.

Berdasarkan data operasional sementara:

  • KM Meratus Pematang Siantar: Mengevakuasi 109 orang selamat dan 2 korban meninggal dunia.
  • TB Hasnur 26: Mengevakuasi 65 orang selamat dan 1 korban meninggal dunia.
  • Transko Arafura: Mengevakuasi 17 orang selamat.
  • KM Meratus Project 3: Mengevakuasi 13 orang selamat dan 1 korban meninggal dunia.
  • Prakarsa Mas: Mengevakuasi 7 orang selamat.
  • SC Aila 17: Mengevakuasi 7 orang selamat.
  • Selaras Emas: Mengevakuasi 7 orang selamat.
  • Aicon Daniel: Mengevakuasi 1 korban meninggal dunia.

Operasi Pencarian Laut Utara Madura Terus Dimaksimalkan

Mengingat adanya selisih antara jumlah manifes awal (271 orang) dengan total korban yang telah dievakuasi hingga sore hari, fokus utama tim SAR gabungan dari Basarnas, Polairud, dan TNI AL saat ini adalah memperluas radius penyisiran di perairan utara Pulau Sapudi dan sekitarnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau keluarga korban untuk terus berkoordinasi dengan posko informasi resmi yang berada di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya maupun Pelabuhan Kalianget Sumenep guna mendapatkan validasi data penumpang yang akurat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.