Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Jalur Perbatasan Indonesia-Malaysia
Faiz Iqbal Maulid August 03, 2026 04:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - 180 peserta mengarak bendera Merah Putih raksasa berukuran panjang 8 meter, lebar 17 meter di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu 1 Agustus 2026

Kirab tersebut berlangsung di kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Bendera raksasa selanjutnya dipasang di puncak Bukit Tempayan, sementara 1.000 bendera Merah Putih menghiasi jalur utama menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk.

Detik-detik 1.000 Bendera Kibar Jalur Perbatasan RI-Malaysia

Persiapan dilakukan Aliansi Pemuda Penjaga Perbatasan (APPP) sejak 29 Juli 2026, bersama masyarakat bergotong royong membersihkan jalur kirab dan menyiapkan tiang bendera.

Mereka juga memasang bendera di sejumlah titik strategis sepanjang kurang lebih tiga kilometer menuju PLBN Aruk.

Pengadaan satu bendera raksasa dan 1.000 bendera Merah Putih didukung Satuan Tugas Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, aparat intelijen wilayah, serta Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani.

• Curhat Pedagang Bendera Musiman di Pontianak: Daya Beli Lesu Meski Masuk Bulan Kemerdekaan

Kegiatan diawali dengan apel dipimpin Camat Sajingan Besar Yusak Sutomo bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sambas, Edi.

Ketua APPP Sajingan Besar, Heru menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai elemen dalam menjaga identitas dan semangat kebangsaan di kawasan perbatasan.

"Kirab melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Satgas Pamtas, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, perangkat PLBN Aruk, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelajar, serta warga setempat," kata Heru, Minggu 2 Agustus 2026.

Setelah apel, kata Heru, peserta bersama-sama membentangkan dan mengarak bendera raksasa menuju Bukit Tempayan.

Medan perbukitan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat peserta untuk membawa simbol negara tersebut menuju puncak.

Heru mengatakan kegiatan tersebut melibatkan APPP bersama Tim 8/Aruk Satgas Citarum Bais TNI, Satgas SGI Kodam XII/Tanjungpura, Tim Intel Korem 121/Alambhana Wanawai, Unit Kodim 1208/Sambas, SSK I Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, CIQS PLBN Aruk, Kesbangpol Sambas, serta Forkopimcam Sajingan Besar.

Menurut Heru, pemilihan Bukit Tempayan sebagai lokasi pemasangan bendera memiliki makna filosofis. Dari kawasan perbukitan di garis perbatasan tersebut, Merah Putih dapat terlihat berkibar sebagai penanda kedaulatan sekaligus kecintaan masyarakat perbatasan terhadap Indonesia.

"Selain bendera raksasa, sebanyak 700 bendera dipasang serentak di sepanjang jalur menuju PLBN Aruk. Sebanyak 300 bendera berukuran kecil juga dibagikan secara gratis kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas," jelasnya.

• Cerita Perantau Asal Bandung 11 Tahun Setia Jualan Bendera Merah Putih di Pontianak Jelang HUT RI

Dia mengungkapkan, Kirab Merah Putih ini tidak hanya menjadi rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan itu sekaligus menegaskan posisi Sajingan Besar sebagai wajah Indonesia di garis depan perbatasan negara.

"Dari Bukit Tempayan hingga jalur menuju PLBN Aruk, ribuan Merah Putih menjadi pesan tegas bahwa nasionalisme masyarakat di tapal batas tetap kokoh dan terus berkibar," katanya.

Curhat Pedagang Bendera Musiman di Pontianak

Pedagang bendera Merah Putih di Kota Pontianak curhat menurunnya omset penjualan menjelang HUT ke-81 RI.

Salah satunya dirasakan Rio (31), pelapak di kawasan Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Pontianak Kota yang menjual beragam bendera, umbul-umbul hingga aksesori kemerdekaan.

Rio menilai daya beli masyarakat pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk tahun ini mungkin agak berkurang daya beli masyarakat. Gak tau lah mungkin pengaruh apa, pokok daya beli orang dulu agak beda lah tahun ini. Tahun sebelumnya masih meriah, masih rame orang belanja," ujarnya saat ditemui TribunPontianak.co.id di Jl Merdeka Timur, Minggu 2 Agustus 2026.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.