AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku 3 sampai dengan 6 Agustus 2026.
BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi pada tujuh wilayah perairan di Maluku dengan ketinggian gelombang mencapai 2.5 sampai 4.0 meter.
Kemudian, potensi gelombang sedang juga akan terjadi pada 14 wilayah di perairan Maluku dengan ketinggian gelombang mencapai 1.25 sampai 2.5 meter.
Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan rata-rata 6 - 25 Knot.
Adanya peningkatan kecepatan angin di wilayah maluku mempengaruhi kecepatan angin tertinggi / maksimum yang dapat mencapai ≥ 25 knot yang berpotensi terjadi di wilayah perairan Laut Banda, Laut Arafuru bagian Barat, dan Laut Arafuru bagian Tengah.
Berikut tujuh perairan Maluku potensi terjadi gelombang tinggi 2.5 sampai 4.0 meter :
Perairan Kepulauan Kai
Perairan Selatan Kepulauan Aru
Perairan Barat Kepulauan Tanimbar
Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
Perairan Kepulauan Babar
Laut Arafuru Bagian Tengah
Laut Arafuru Bagian Barat
Saran Keselamatan
Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon Cerah Hari Ini, Suhu Tembus 28°C di Sejumlah Wilayah
Baca juga: Diduga Selingkuh dan Telantarkan Istri, Sertu Geraldo Darkay Dilaporkan ke Korem 151/Binaiya
Sementara, 14 wilayah di perairan Maluku berpeluang terjadi gelombang dengan ketinggian 1.25 sampai dengan 2.5 meter :
Perairan Utara Pulau Buru
Perairan Selatan Pulau Buru
Perairan Seram Bagian Barat
Perairan Pulau Ambon - Pulau-pulau Lease
Perairan Utara Maluku Tengah
Perairan Selatan Maluku Tengah
Perairan Seram Bagian Timur (Utara)
Perairan Seram Bagian Timur (Selatan)
Perairan Seram Bagian Timur (P. Gorong)
Perairan Kepulauan Banda Neira
Perairan Kepualuan Sermata - Leti
Perairan Wetar
Laut Banda
Saran Keselamatan
Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran: