AS Tabuh Genderang Perang, Militer Kerahkan Jet F-22 ke Pangkalan Strategis, Iran Siaga Tinggi
ahmadshalsamalkhaponda August 03, 2026 08:56 AM

- Dilaporkan pergerakan militer Amerika Serikat di Timur Tengah kembali menjadi sorotan.

Pengerahan pesawat tempur, perpindahan pasukan, hingga penguatan sistem pertahanan dinilai menjadi sinyal Washington tengah bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi konflik dengan Iran.

Dilansir dari Tribunnews.com pada Senin (3/8/), analis militer Kolonel Nidal Abu Zeid membuka suara terkait hal ini. 

Ia menilai, Amerika Serikat mulai mengatur ulang posisi pasukannya di kawasan.

Sejumlah personel dipindahkan dari Kuwait, Erbil, dan Bahrain ke pangkalan militer yang dianggap lebih strategis.

Pangkalan tersebut berada di Jerman, Bulgaria, Siprus, Yunani, hingga Israel.

Sementara itu, dua kapal induk Amerika Serikat juga masih bersiaga di kawasan Timur Tengah.

Abu Zeid menyebut, Amerika Serikat juga memperkuat sistem pertahanan rudal Aegis.

Langkah ini dinilai sebagai antisipasi jika Iran melancarkan serangan balasan.

Abu Zeid juga menyoroti unggahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menampilkan jet tempur siluman F-22 Raptor di Truth Social.

Menurutnya, unggahan tersebut bukan sekadar foto, tetapi juga bisa dibaca sebagai pesan politik dan militer ke Iran.

Merespons hal ini, Iran tidak tinggal diam.

Teheran dikabarkan kembali menyebarkan pasukan Garda Revolusi dan memindahkan sebagian sistem rudalnya ke wilayah timur.

Langkah itu diyakini untuk memanfaatkan kondisi geografis jika sewaktu-waktu menghadapi serangan udara dari Amerika Serikat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.