KM Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya-Makassar Dipastikan Tak Tenggelam Usai Terbakar
Edi Sumardi August 03, 2026 09:05 AM

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya (Pelabuhan Tanjung Perak) - Makassar (Pelabuhan Soekarno-Hatta) tidak tenggelam di perairan utara Madura, Jawa Timur, setelah terbakar, Ahad atau Minggu (2/8/2026).

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi bahwa api yang membakar fisik KMP Mutiara Sentosa 2 sudah berhasil dipadamkan oleh tim penyelamat dan kapal bantuan.

"Dapat kami sampaikan tidak tenggelam, tetapi api sudah padam. Mungkin masih ada asap yang muncul di dalam," ujar Dudy saat memberikan keterangan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).

Sementara, terkait dengan korban, hingga pukul 21.00 WIB, Kantor SAR Surabaya mencatat sebanyak 236 korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan armada kapal yang melintas.

Dari total korban yang dievakuasi, sebanyak 231 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 5 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Rincian dokumen manifes penumpang KM Mutiara Sentosa 2 mencakup:

  • Penumpang: 232 orang
  • Anak Buah Kapal (ABK): 26 orang
  • ABK Tambahan: 13 orang

Mengingat adanya selisih antara total manifes (271 orang) dan jumlah korban yang baru berhasil dievakuasi, tim SAR gabungan dari Basarnas, Polairud, serta TNI AL terus memperluas radius penyisiran di perairan utara Pulau Sapudi dan sekitarnya.

Dalam peristiwa tersebut, nakhoda kapal dilaporkan hilang kontak setelah sempat menyampaikan laporan awal terkait kobaran api yang membakar armada tersebut.

Awal mula peristiwa KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar diketahui ketika petugas siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya menerima laporan dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB.

Selang satu menit kemudian, tepatnya pukul 08.25 WIB, pihak operator kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), turut menghubungi Kantor SAR Surabaya.

PT ALP mengabarkan bahwa kapal penumpang tersebut mengalami kebakaran di posisi ujung utara Madura.

Informasi awal dari perusahaan menyebutkan bahwa titik api mulai muncul sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.

Nakhoda KMP Mutiara Sentosa 2 sempat menghubungi pihak perusahaan untuk melaporkan kondisi darurat tersebut.

Namun, sesaat setelah menyampaikan laporan kebakaran, saluran komunikasi dengan nakhoda terputus total dan belum dapat dihubungi kembali hingga proses operasi SAR berlangsung.

Menanggapi laporan darurat ini, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.30 WIB untuk mengunci posisi koordinat terakhir kapal.

Selanjutnya, Pos SAR Sumenep berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget pada pukul 09.00 WIB guna mempercepat pencarian data lapangan.

Laut Berdasarkan hasil komunikasi SROP Kalianget dengan Kapal Meratus Project 3 pada pukul 09.45 WIB, KMP Mutiara Sentosa 2 terdeteksi berada di posisi koordinat 6 derajat 30 menit 64 detik Lintang Selatan dan 114 derajat 00 menit 19 detik Bujur Timur, atau sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi, Sumenep.

Saat ditemukan, kondisi badan KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan hampir hangus terbakar.

Ratusan penumpang panik dan memilih berkumpul di area anjungan serta haluan kapal untuk menghindari amukan si jago merah sembari menunggu bantuan.

Proses evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 bergerak cepat dengan melibatkan sejumlah kapal melintas dan armada SAR.

Pukul 09.55 WIB: KN SAR 249 Permadi beserta tim penyelamat dari Kantor SAR Surabaya bersiap meluncur ke titik lokasi kejadian.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.