Plt Bupati Sitaro Buka Pelatihan Pengendalian Kusta dan Frambusia, Peningkatan Kompetensi Nakes
Dewangga Ardhiananta August 03, 2026 11:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, resmi membuka Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kusta dan Frambusia serta Pelatihan Pengolahan Limbah Medis bagi tenaga kesehatan (nakes), Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sitaro tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berkelanjutan di wilayah kepulauan di Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam sambutannya, Heronimus Makainas mengapresiasi langkah Dinkes yang terus berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor kesehatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga ditentukan oleh kualitas tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

PELATIHAN - Plt Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, resmi membuka Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kusta dan Frambusia serta Pelatihan Pengolahan Limbah Medis bagi tenaga kesehatan, Senin (3/8/2026). Makainas mengapresiasi langkah Dinkes yang terus berupaya meningkatkan kompetensi nakes melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas.
PELATIHAN - Plt Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, resmi membuka Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kusta dan Frambusia serta Pelatihan Pengolahan Limbah Medis bagi tenaga kesehatan, Senin (3/8/2026). Makainas mengapresiasi langkah Dinkes yang terus berupaya meningkatkan kompetensi nakes melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas. (Humas Pemkab Sitaro)

“Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting. Dengan SDM yang kompeten, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkualitas,” kata Makainas.

Ia menjelaskan, penyakit kusta dan frambusia masih menjadi perhatian dalam program kesehatan masyarakat sehingga diperlukan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian yang efektif.

Karena itu, tenaga kesehatan perlu dibekali kemampuan untuk melakukan deteksi dini, penanganan kasus, edukasi kepada masyarakat, hingga pelaporan yang akurat guna menekan risiko penularan dan mencegah terjadinya kecacatan.

Selain itu, Plt Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan limbah medis yang sesuai standar.

Menurutnya, limbah medis yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat maupun lingkungan.

“Pengelolaan limbah medis harus menjadi perhatian bersama. Tenaga kesehatan, khususnya tenaga sanitarian, perlu memahami prosedur yang benar agar fasilitas pelayanan kesehatan tetap aman, bersih, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Makainas berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, serta berbagi pengalaman dengan sesama tenaga kesehatan.

Ia juga mengingatkan agar ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata dalam pelayanan kesehatan sehari-hari di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

“Pemerintah Kabupaten Sitaro berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan karena SDM yang unggul merupakan kunci utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro berharap kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat dan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera sejalan dengan visi pembangunan daerah, SITARO MASADADA.

(TribunManado.co.id/Edu)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.