Opy Ellafrina Resmi Jadi Direktur RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri Baru, Mbak Wali Beri Pesan Ini
faridmukarrom August 03, 2026 12:47 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – drg. Opy Ellafrina resmi dilantik sebagai Direktur RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri periode 2026-2030 dalam acara pelantikan dan serah terima jabatan yang dihadiri Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, Minggu (2/8/2026).

Dalam pelantikan tersebut, drg. Opy Ellafrina menggantikan dr. Zainul Arifin yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya sebagai direktur rumah sakit.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat peran RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan sebagai salah satu rumah sakit swasta yang melayani masyarakat Kota Kediri.

Vinanda Prameswati mengucapkan selamat kepada direktur baru sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi direktur sebelumnya.

"Saya ucapkan selamat kepada drg. Opy Ellafrina atas amanah baru sebagai Direktur RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri periode 2026-2030. Tak lupa kepada Bapak dr. Zainul Arifin saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian selama memimpin rumah sakit ini," kata Vinanda.

Vinanda: Pelayanan Humanis Jadi Kunci Rumah Sakit Berkualitas

Wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menegaskan kualitas rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kemegahan bangunan atau kecanggihan fasilitas medis.

Menurutnya, pengalaman pasien justru lebih banyak dipengaruhi oleh pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan, mulai dari keramahan, perhatian, hingga komunikasi yang menenangkan.

"Banyak orang mengingat rumah sakit karena gedungnya yang megah atau peralatan medisnya yang modern. Tetapi bagi pasien, yang paling membekas justru hal-hal sederhana. Di situlah sesungguhnya kualitas sebuah rumah sakit diuji," ungkapnya.

Muhammadiyah Dinilai Hadirkan Dakwah Lewat Pelayanan Kesehatan

Vinanda juga menilai Muhammadiyah selama ini berhasil menjaga nilai-nilai pelayanan yang mengedepankan kepedulian dan profesionalisme.

Menurutnya, rumah sakit Muhammadiyah bukan hanya memberikan layanan medis, tetapi juga menghadirkan dakwah melalui pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

"Saya percaya, nilai-nilai tersebut yang selama ini terus dijaga oleh Muhammadiyah. Melalui rumah sakit, Muhammadiyah tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan dakwah yang hidup. Dakwah melalui kepedulian, profesionalisme, dan pelayanan kepada sesama tanpa membedakan latar belakang. Inilah warisan yang sangat berharga dan harus terus dijaga," paparnya.

Tantangan Dunia Kesehatan Semakin Kompleks

Dalam sambutannya, Vinanda mengingatkan bahwa dunia kesehatan saat ini menghadapi tantangan yang terus berkembang.

Selain tingginya ekspektasi masyarakat, perkembangan teknologi medis serta perubahan pola penyakit menuntut rumah sakit untuk terus berinovasi tanpa mengesampingkan nilai kemanusiaan.

"Kepemimpinan rumah sakit tidak cukup hanya mampu mengelola organisasi, tetapi juga harus mampu membaca perubahan, membangun inovasi, dan tetap menjaga sisi kemanusiaan dalam setiap pelayanan. Saya optimistis di bawah kepemimpinan drg. Opy Ellafrina, RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan akan terus melangkah menjadi rumah sakit yang semakin unggul, adaptif, dan semakin dicintai masyarakat," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Vinanda menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Menurutnya, pembangunan kota yang sehat membutuhkan sinergi antara pemerintah, rumah sakit, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga masyarakat.

"Kami percaya bahwa membangun kota yang sehat bukan hanya tugas pemerintah. Rumah sakit, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya. Semakin kuat kolaborasi yang kita bangun, semakin besar pula manfaat yang akan dirasakan masyarakat. Semangat inilah yang terus kami bawa dalam mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN," pungkasnya.

 
 (Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.