Peluncuran Smart Parking di Pangkalpinang Mundur Lagi, Agustus Jadi Masa Uji Coba dan Sosialisasi
Ardhina Trisila Sakti August 03, 2026 02:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peluncuran penuh aplikasi PKP Smart yang menjadi super aplikasi layanan publik milik Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali mengalami penyesuaian jadwal.

Setelah sempat ditargetkan meluncur pada Agustus 2026, implementasi penuh aplikasi tersebut kini dijadwalkan pada September 2026.

PKP Smart merupakan super aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan publik Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Salah satu fitur yang akan mulai diterapkan secara bertahap melalui aplikasi tersebut adalah Smart Parking, yakni sistem pembayaran parkir secara digital dan non-tunai (cashless).

Selama Agustus, Pemkot Pangkalpinang akan memanfaatkan waktu untuk melakukan uji coba sistem sekaligus sosialisasi kepada masyarakat.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin mengatakan aplikasi PKP Smart saat ini telah resmi tersedia di Play Store maupun App Store, sehingga masyarakat pengguna Android maupun iPhone sudah dapat mengunduh dan mulai menggunakannya.

"Insyaallah di bulan Agustus ini kita masuk masa uji coba dan sosialisasi kepada masyarakat Kota Pangkalpinang. Setelah melakukan transformasi digital pelayanan publik, kita memiliki mobile application yang akan menjadi satu-satunya aplikasi layanan publik untuk masyarakat Kota Pangkalpinang," kata Saparudin kepada awak media, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan aplikasi di dua platform tersebut menjadi langkah awal sebelum seluruh layanan digital dioperasikan secara penuh.

"Baru kemarin saya mendapat kabar bahwa aplikasi ini sudah masuk ke App Store maupun Play Store. Jadi baik pengguna Android maupun iOS sudah bisa menginstal aplikasi tersebut," ujarnya.

Saparudin mengatakan, selama masa uji coba hingga akhir Agustus, pemerintah akan menghimpun berbagai masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan aplikasi.

Menurutnya, berbagai tanggapan pengguna akan menjadi dasar untuk memastikan seluruh fitur, agar dapat berjalan optimal sebelum resmi digunakan sebagai sarana transaksi layanan publik.

"Kami terbuka menerima respons dari masyarakat terhadap aplikasi ini. Sampai akhir Agustus kita fokus melakukan sosialisasi, kemudian pada September baru kita luncurkan untuk berbagai layanan pembayaran yang menggunakan aplikasi tersebut," katanya.

Ia menambahkan, sosialisasi tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang, tetapi juga melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Langkah tersebut dilakukan agar semakin banyak masyarakat mengenal sekaligus memanfaatkan PKP Smart sebagai platform layanan publik berbasis digital.

"Kami berharap sebanyak mungkin masyarakat menginstal aplikasi ini sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga Kota Pangkalpinang," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.