Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026, Simak Daftar Harga Terbarunya 
Wiwit Purwanto August 03, 2026 11:32 AM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Kabar baik bagi pengguna BBM non-subsidi. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) resmi menurunkan harga Pertamax Series mulai 1 Agustus 2026 dengan penyesuaian mencapai Rp1.000 per liter.

Pengguna kendaraan di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur kini dapat menikmati harga baru BBM non-subsidi yang lebih rendah.

Penyesuaian ini merupakan evaluasi berkala Pertamina yang dilakukan mengikuti ketentuan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah, sekaligus memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat.

Baca juga: Efek Harga Pertamax Melonjak, Pertamina Catat Peralihan ke Pertalite Capai 10 Persen

Penyesuaian Harga Pertamax Series

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan penyesuaian harga dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Pertamina juga memastikan pasokan BBM tetap aman sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," kata Ahad, Sabtu (1/8/2026).

Berikut daftar harga BBM non-subsidi Pertamina yang berlaku mulai 1 Agustus 2026 di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur:

  • Pertamax Turbo (RON 98) turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.
  • Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.
  • Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter.
  • Pertamina Dex tetap Rp21.150 per liter.
  • Dexlite tetap Rp19.700 per liter.

Stok Dipastikan Aman

Selain melakukan penyesuaian harga, Pertamina memastikan distribusi BBM di seluruh wilayah Jatimbalinus tetap berjalan optimal. Ketersediaan stok di seluruh lembaga penyalur resmi juga dipastikan dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan.

Baca juga: Harga Pertamax Naik Pemkab Lumajang Parkir Semua Mobil Dinas, Pejabat Diminta Naik Motor

"Pertamina memastikan stok BBM di seluruh lembaga penyalur resmi dalam kondisi aman dan distribusi terus dioptimalkan agar pelayanan kepada masyarakat di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur tetap berjalan lancar," jelas Ahad.

Masyarakat dapat memperoleh informasi terbaru mengenai harga BBM non-subsidi melalui kanal resmi Pertamina. Sementara informasi produk, layanan, dan berbagai promo tersedia melalui aplikasi MyPertamina maupun Pertamina Contact Center 135.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.