SURYA.co.id, SURABAYA – Proses identifikasi korban meninggal dunia akibat kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 mulai dilakukan di RS Bhayangkara Surabaya.
Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur membuka Posko Post Mortem di area Kompartemen Dokpol untuk menerima jenazah sekaligus melayani keluarga korban yang datang mencari informasi, Senin (3/8/2026).
Hingga Senin (3/8/2026) pagi, tiga jenazah korban telah tiba di RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses identifikasi.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah anggota keluarga korban telah berada di Posko Post Mortem sejak pagi.
Mereka melakukan registrasi kepada petugas Dokpol sebelum menunggu perkembangan proses identifikasi.
Baca juga: Proses Evakuasi KMP Mutiara Sentosa II di Sumenep, 9 Kapal Selamatkan 231 Penumpang
Sekitar pukul 07.44 WIB, satu unit ambulans membawa kantong jenazah korban ketiga tiba di RS Bhayangkara Surabaya.
Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas ke ruang kamar mayat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim AKBP dr. Adam Bimantoro mengatakan proses identifikasi masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat menyampaikan rincian lebih lanjut.
"Benar, sudah ada beberapa kantong jenazah yang kami terima. Mohon waktu, seluruh data akan kami sampaikan setelah proses identifikasi selesai," ujarnya.
Seorang petugas ambulans dari BPBD yang mengantar jenazah juga menyebut proses evakuasi masih terus berlangsung.
"Masih ada dua jenazah lagi yang rencananya akan dibawa ke RS Bhayangkara. Kemungkinan tiba agak siang karena proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal TNI AL," katanya.
Berdasarkan data terbaru Basarnas Surabaya hingga Senin (3/8/2026) pukul 03.30 WIB, sebanyak 234 korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Dari jumlah tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 229 korban lainnya berhasil selamat.
Korban dievakuasi menggunakan sembilan kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, dibantu satu perahu nelayan yang ikut melakukan penyelamatan.
Sementara itu, berdasarkan manifes yang dihimpun Polresta Sumenep, KMP Mutiara Sentosa 2 mengangkut 271 orang, terdiri atas 232 penumpang, 26 anak buah kapal (ABK), dan 13 ABK tambahan.
Insiden kebakaran terjadi saat KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar berlayar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026) pagi.
Laporan pertama diterima Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak sekitar pukul 08.24 WIB.
Tidak lama kemudian, operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran juga melaporkan bahwa kapal mengalami kebakaran setelah nahkoda menginformasikan munculnya api saat kapal berada di wilayah utara Madura. Setelah laporan awal tersebut, komunikasi dengan nahkoda terputus.
Operasi penyelamatan kemudian melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud, kapal-kapal niaga yang melintas, serta nelayan setempat.
Sejumlah penumpang dievakuasi dari atas kapal maupun setelah menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.
Hingga Senin pagi, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan, sementara tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jatim melanjutkan proses identifikasi terhadap korban meninggal dunia di RS Bhayangkara Surabaya.