Usai Jadi Sorotan, Kini Pagar Mall Kokas Sudah Dibongkar 
Joanita Ary August 03, 2026 12:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pagar besi tinggi yang sempat terpasang di depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, akhirnya dibongkar.

Pagar yang beberapa hari terakhir menjadi sorotan publik itu kini sudah tidak terlihat lagi, menyisakan bekas dudukan instalasi di sepanjang area depan pusat perbelanjaan tersebut.

Pantauan di lokasi pada Minggu (2/8/2026) menunjukkan akses menuju pintu masuk mal kembali terbuka seperti semula.

Jalur pejalan kaki yang sebelumnya terhalang pagar kini dapat dilalui tanpa pembatas, sehingga kawasan depan mal kembali tampak lebih terbuka.

Pembongkaran pagar tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya pemasangannya memicu perbincangan luas di media sosial.

Banyak warga mempertanyakan alasan keberadaan pagar besi dengan ukuran cukup tinggi yang dipasang di dekat trotoar depan mal milik Pakuwon Group itu.
Fenomena serupa tidak hanya terjadi di Jakarta.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta maupun Surabaya diketahui memasang pagar tinggi di area depan bangunan mereka.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, mulai dari alasan keamanan hingga pembatasan akses publik.

Pagar di Mal Kota Kasablanka menjadi salah satu yang paling banyak disorot lantaran berdiri di area yang selama ini menjadi jalur pejalan kaki dan akses menuju pusat perbelanjaan.

Kehadirannya memunculkan pertanyaan mengenai keseimbangan antara aspek keamanan gedung dan hak masyarakat untuk menikmati ruang publik yang ramah bagi pejalan kaki.

Sorotan terhadap keberadaan pagar-pagar tinggi di sejumlah mal juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya meminta pengelola pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran tidak lagi membangun pagar tinggi yang menutup kawasan depan bangunan.

Menurut Pramono, wajah kota seharusnya dibangun dengan konsep yang lebih terbuka dan ramah bagi masyarakat.

Ia menilai keberadaan pagar tinggi justru menciptakan kesan eksklusif sekaligus mengurangi kenyamanan ruang publik, terutama bagi pejalan kaki yang memanfaatkan trotoar.

Kini, setelah pagar di depan Mal Kota Kasablanka dibongkar, tampilan kawasan tersebut kembali menyerupai kondisi sebelumnya.

Area depan mal kembali terbuka, sementara yang tersisa hanya bekas dudukan instalasi pagar yang sebelumnya sempat berdiri dan menjadi perhatian publik.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Mal Kota Kasablanka mengenai alasan pembongkaran pagar maupun apakah langkah tersebut berkaitan dengan arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau merupakan kebijakan internal pengelola.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.