BANJARMASINPOST.CO.ID - Satu kekhawatiran Ruben Onsu jika berhasil rebut hak asuh dari Sarwendah.
Meruncingnya konflik presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah kembali jadi sorotan publik.
Tak lagi hanya menyangkut waktu bertemu dan hak asuh anak, sederet persoalan lawas rumah tangga mereka juga ikut mengemuka.
Situasi ini terjadi setelah Sarwendah muncul di podcast Youtube Denny Sumargo baru-baru ini.
Lewat podcast itu, Sarwendah mengutarakan sejumlah hal yang memicu perselisihannya dengan Ruben.
Perihal teror debt collector pun jadi pembahasan. Bahkan belakangan, dugaan perselingkuhan hingga penyakit menular juga mencuat ke publik di tengah konflik tersebut.
Tak tinggal diam, Ruben juga lantas mengutus kuasa hukumnya, Minola Sebayang untuk memenuhi undangan podcast dari Denny Sumargo.
Ia juga terekam mengunggah kalimat bernada sindiran lewat Instagram pribadinya tak lama setelah podcast Sarwendah.
"Lah kan dari dulu kite udah diem, yang duluan ngoceh terus siapa? Coba ingat lagi ini berawal dari siapa? Nggak lupa kan?" bunyi unggahan Ruben Onsu, dikutip Senin (3/8/2026).
Dalam kolom komentar unggahan itu, Ruben sempat menjelaskan soal poin penting dalam konfliknya dengan mantan member girlband Cherrybelle ini.
Di mana dalam permasalahan yang terlanjur melebar luas ini, Ruben mengaku hanya ingin waktu bersama anak-anaknya seperti yang tertuang dalam akta kesepakatan yang ditandatangani sebelum keduanya bercerai.
"Intinya waktu buat anak2 kok muter-muter wae," tulis salah seorang warganet dalam komentar unggahan Ruben.
Presenter bernama asli Ruben Samuel Onsu ini pun membenarkan pernyataan dari sang netter tersebut.
"Iyaa," balas Ruben, dikutip Senin (3/8/2026).
Sementara warganet lainnya menyinggung soal kondisi Ruben Onsu yang kini disebut tengah berhadapan dengan sosok Narcissistic Personality Disorder alias NPD.
"Ruben ngadepin NPD tuh kudu kuat... Gas terus aja," tulis warganet lainnya.
"Ampun," balas pria dengan sapaan akrab Bensu ini.
Presenter 42 tahun ini juga terlihat memberikan respons terkait dengan kekhawatiran warganet soal gugatan hak asuh anak yang dilayangkannya.
Di mana dalam tulisan itu, sang netter mengaku khawatir soal anak-anak Ruben Onsu yang kini tengah dalam pengaruh pihak lain.
"Aku kok khawatirnya ketika @ruben_onsu menang perwakilan anak. Ketika peralihan, si anak dipengaruhi sana sini sehingga tidak mau ikut bapaknya," tulis sang warganet.
Baca juga: Sebut Natasha Rizky Masih Nomor Satu, Reaksi Desta saat Disinggung Peluang Rujuk Terekam
Sepakat dengan kekhawatiran netizen itu, Ruben lantas bereaksi.
"Sudah, maka nya saya gini," sahut Ruben.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan kliennya.
Hasil tes ini membantah isu yang menyebut Ruben Onsu mengidap "penyakit tiga huruf" yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Minola Sebayang mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium tersebut menunjukkan hasil non-reaktif sehingga tudingan yang beredar dinilai tidak benar.
"Kami akan selalu hadir dengan pembuktian. Saya melakukan ini bukan untuk memojokkan siapa pun, tetapi demi membela kepentingan hukum klien saya," kata Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (2/8/2026).
Menurut Minola, pemeriksaan kesehatan terhadap Ruben sebenarnya telah dilakukan pada 25 Juli 2026 atau jauh sebelum potongan percakapan dalam podcast bersama Denny Sumargo menjadi perbincangan publik.
Ia menjelaskan, keputusan melakukan pemeriksaan diambil setelah isu kesehatan Ruben beberapa kali kembali diangkat, baik dalam percakapan pribadi, proses mediasi, hingga menjadi pembahasan publik.
"Jadi bukan setelah ini naik di podcast lalu buru-buru melakukan pemeriksaan. Tidak. Pemeriksaan itu dilakukan pada tanggal 25 Juli," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Minola memperlihatkan hasil pemeriksaan laboratorium yang disebut berasal dari Prodia.
Ia kemudian membacakan hasil pemeriksaan tersebut di hadapan awak media.
"HIV, non-reaktif. Jadi artinya tidak ada seperti apa yang disampaikan dan dipertanyakan oleh banyak orang pada hari ini," ucapnya.
Minola menilai selama ini Ruben terus menjadi sasaran berbagai tuduhan yang menurutnya tidak disertai bukti.
"Kalau kami tidak mau membuktikan dan mengklarifikasi, seolah-olah kami benar seperti apa yang dipersangkakan orang lain," katanya.
Lebih lanjut, Minola menegaskan dalam hukum pihak yang menyampaikan tuduhan seharusnya berkewajiban membuktikan dalil yang disampaikan.
"Kami hanya ingin mengklarifikasi dengan bukti. Jangan menyebarkan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tandasnya.
Perseteruan antara Sarwendah dan mantan suaminya, Ruben Onsu, semakin menjadi sorotan publik.
Konflik yang awalnya berkaitan dengan persoalan anak hingga berujung pada gugatan hak asuh kini melebar setelah keduanya mulai saling mengungkap fakta mengenai kehidupan rumah tangga mereka.
Terbaru, rekaman video pertikaian Sarwendah dan Ruben Onsu viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Sarwendah terlihat emosi hingga terdengar berteriak saat terlibat cekcok dengan Ruben.
Video itu sebelumnya diungkap oleh pihak Ruben melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang.
Rekaman tersebut digunakan untuk membantah pernyataan Sarwendah yang sebelumnya mengaku tidak pernah bertengkar dengan Ruben di hadapan keluarga maupun anak-anak.
Meski konflik keduanya semakin terbuka ke publik, Sarwendah mengaku ingin persoalan tersebut segera diselesaikan.
Ia tidak ingin perseteruan dengan Ruben terus melebar dan pada akhirnya memberikan dampak buruk kepada anak-anak mereka.
Sarwendah juga menyadari bahwa suatu hari nanti anak-anaknya akan tumbuh dewasa dan mengetahui berbagai persoalan yang terjadi antara dirinya dengan Ruben.
Karena itu, Sarwendah menitipkan pesan kepada anak-anaknya melalui unggahan di akun Instagram-nya @sarwendah29.
"Harapan saya hanya satu: Mari kita selesaikan semua ini."
"Dan jika suatu hari anak-anak membaca semua ini saat sudah dewasa, bunda hanya ingin menitipkan satu pesan," tulis Sarwendah, dikutip Minggu (2/8/2026).
Mantan personel grup Cherrybelle itu, ingin anak-anak memahami bahwa persoalan yang terjadi merupakan murni urusan orang tua dan bukan kesalahan mereka.
Sehingga ia berharap anak-anaknya nanti tak menyalahkan diri sendiri atas adanya konflik kedua orang tuanya.
"Ini adalah kesalahan kami sebagai orang tua, bukan kesalahan kalian."
"Kalian tidak pernah memilih dari keluarga mana kalian dilahirkan."
"Jadi jangan pernah menyalahkan diri kalian atas apa pun yang terjadi hari ini," ungkap Sarwendah.
Di tengah situasi tersebut, Sarwendah juga mengungkapkan rasa bangganya memiliki kedua putrinya.
Bagi Sarwendah, kedua anaknya merupakan sosok yang sangat berarti dalam hidupnya dan menjadi alasan dirinya untuk terus bertahan menghadapi berbagai persoalan.
Ia pun menegaskan tidak akan tinggal diam ketika menyangkut kepentingan anak-anak.
Sarwendah mengaku akan berjuang sekuat tenaga, bahkan mati-matian, demi memastikan kedua putrinya tetap mendapatkan kehidupan dan masa depan yang baik.
"Kalian anak-anak hebat dan bunda bangga sama kalian semua."
"Dan bunda akan fight habis-habisan untuk kalian, dengan nyawa bunda sekalipun," kata Sarwendah.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)