Tiga Pelajar Meninggal Tenggelam di Ujong Batee, Satu Masih Dicari
Muliadi Gani August 03, 2026 12:51 PM

 

PROHABA.CO, ACEH BESAR -  Empat remaja dilaporkan hilang tenggelam usai terseret arus saat sedang mandi laut di Pantai Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya pada Jumat (31/7/2026) kemarin.

Dari hasil pencarian hingga hari kedua Tim SAR gabungan menemukan satu korban tenggelam dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (1/8/2026).

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kembali menemukan satu korban tenggelam dalam insiden kecelakaan laut di kawasan wisata Pantai Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (2/8/2026) pagi.

Korban teridentifikasi sebagai Muhammad Khalil Akbar (15), seorang pelajar asal Perumnas Ujong Batee.

Ia merupakan salah satu dari empat remaja yang terseret arus saat berenang atau mandi bersama rekan-rekannya pada Jumat (31/7/2026) pagi.

Jenazah korban berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengonfirmasi penemuan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan oleh tim Basarnas Banda Aceh sekitar pukul 08.45 WIB di perairan sekitar Pulau Sabang.

"Tim langsung melakukan evakuasi di lokasi penemuan.

Baca juga: Resah dengan "Mobil Galau" dan Pelanggaran Syariat, Satpol PP Perketat Pengawasan Hutan Kota Tibang

Jenazah korban kemudian dibawa menuju rumah duka orang tuanya di Perumnas Ujong Batee untuk disemayamkan," ujar Ridwan.

Dengan ditemukannya Muhammad Khalil Akbar, maka dari total empat korban yang hilang terseret arus deras, tiga di antaranya telah berhasil ditemukan.

Seluruh korban yang ditemukan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

“Jadi, tinggal satu korban lagi yang masih dicari,” ujar Ridwan.

Sebelumnya, dua korban lain yakni Muhiddin (15) dan Muhammad Abral (15) telah lebih dulu ditemukan dalam kondisi tak lagi bernyawa.

Hingga Minggu pagi, tersisa satu korban atas nama Salamuddin (15) yang masih dalam pencarian.

"Jadi, saat ini tinggal satu korban lagi yang masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan," tambah Ridwan.

Baca juga: Terseret Arus Sungai Krueng Cut, Warga Nagan Raya Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Tragedi Maut 8 Remaja

Peristiwa nahas tersebut bermula terjadi pada Jumat (31/7/2026) pagi ketika rombongan delapan orang remaja berenang bersama di bibir Pantai Ujong Batee.

Suasana rekreasi berubah mencekam saat salah seorang dari mereka mendadak terseret arus laut yang cukup deras.

Melihat temannya dalam bahaya, empat remaja lain berinisiatif berenang ke tengah untuk memberikan pertolongan.

Namun, dahsyatnya hempasan arus justru membuat tiga penolong ikut terseret ke tengah laut.

Sementara itu, satu orang berhasil menyelamatkan diri dan kembali berenang ke bibir pantai.

Perluas area pencarian Memasuki hari ketiga operasi pencarian, tim SAR gabungan memperluas area penyisiran di perairan untuk menemukan korban terakhir yang masih hilang.

Operasi pencarian melibatkan personel Damkar BPBD Aceh Besar, Basarnas Banda Aceh, Sat Brimob Ujong Batee, Ditpolairud Polda Aceh, Polsek Mesjid Raya, Koramil Mesjid Raya, nelayan, RAPI Aceh Besar, RAPI Kota Banda Aceh, Ambulans RAPI, ERPA Aceh, masyarakat setempat, dan keluarga korban.

Tim gabungan terus berupaya maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

(Serambinews.com/Indra Wijaya)

Baca juga: Pemuda Pulo Aceh Hilang Terseret Arus Saat Memancing di Tebing Laut Aceh Besar

Baca juga: Remaja 15 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Suak Ribee Aceh Barat

Baca juga: PGMNI Aceh Bekali 2.000 Guru Madrasah dengan Koding dan Artificial Intelligence

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.