BANGKAPOS.COM - Timnas Vietnam menatap laga melawan Indonesia di Piala AFF 2026 dengan percaya diri yang tinggi.
Duel Vietnam vs Indonesia akan digelar di Stadion Pakansari Bogor pada Senin (3/8/2026) kick off pukul 20.30 WIB.
Ini adalah laga ketiga untuk Timnas Indonesia di babak penyisihan Grup A setelah berhasil menekuk Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0.
Begitupun bagi Vietnam yang pada laga perdana membantai Timor Leste 7-0, namun mandul saat menghadapi Singapura 0-0.
Timnas Vietnam diprediksi menerapkan formasi 5-4-1 saat bertandang di markas Timnas Indonesia di Stadion Pakansari Bogor malam ini.
Tim berjuluk Golden Star Warriors dikenal mengandalkan barisan pertahanan yang rapat deh ngga sulit ditembus pemain lawan.
Namun, mereka juga agresif menyerang dengan mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik para pemainnya.
Vietnam saat ini juga memiliki tiga amunisi pemain naturalisasi asal Brasil untuk memperkuat lini serang.
Ketiganya mendapatkan kewarganegaraan Vietnam setelah memenuhi syarat tinggal dan bermain di kompetisi domestik V.League selama lebih dari 5 tahun.
Nguyễn Xuân Son yang bernama Brasil Rafaelson Bezerra Fernandes berposisi sebagai penyerang tengah atau striker.
Penyerang klub Thep Xanh Nam Dinh FC ini merupakan mesin gol utama yang sangat tajam dan sempat menjadi pencetak gol terbanyak saat membawa Vietnam menjuarai Piala AFF sebelumnya.
Ia menyumbangkan satu gol saat Vietnam menang telak dengan skor 7-0 melawan Timor Leste pada tanggal 24 Juli 2026.
Pemain kedua naturalisasi asal Brasil adalah Đỗ Hoàng Hên (Hêndrio Araújo da Silva) yang bermain di posisi gelandang serang atau penyerang sayap (winger).
Pemain klub Thep Xanh Nam Dinh FC ini dikenal sebagai winger kreatif yang bertugas menyuplai bola sekaligus memecah kebuntuan dari lini kedua.
Terakhir, Nguyễn Tài Lộc (Geovane Magno). Gelandang tengah atau gelandang serang klub Hanoi FC ini merupakan rekrutan naturalisasi baru yang melengkapi trio Samba di lini depan Vietnam.
Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik telah menandai dua pemain Indonesia yang harus diwaspadai oleh tim asuhannya.
Kedua pemain itu adalah Mitchell Baker dan Thom Haye.
"Kami sudah menganalisis dua pertandingan timnas Indonesia.
Kami memahami bagaimana mereka bermain," kata Kim Sang-sik kepada awak media, dilansir dari BolaSport.
Selain memiliki dua pemain berbahaya, pelatih asal Korea Selatan itu menyebut timnas Indonesia mempunyai organisasi pertahanan yang tangguh.
Meski begitu, Kim Sang-sik menegaskan bahwa Vietnam datang ke Bogor dengan percaya diri.
Terlebih, Vietnam belum pernah kejebolan dalam dua pertandingan terakhir, sementara timnas Indonesia sudah kemasukan satu gol.
"Namun kami juga percaya diri karena hingga kini pertahanan Vietnam belum kebobolan."
"Kami yakin dengan kualitas para pemain kami."
"Dalam bertahan bukan hanya tugas satu pemain," katanya.
Kim Sang-sik secara blak-blakan menuntut pasukannya untuk tampil dengan mentalitas pemenang.
"Kita mutlak harus menang melawan Indonesia, terlepas dari tekanan bermain tandang dan kondisi fisik kita. Kami datang bukan untuk mencari satu poin, melainkan menyapu bersih tiga poin," tegasnya.
Menurutnya, kedisiplinan kolektif dalam bertahan akan menjadi fondasi utama Golden Star Warriors untuk meredam agresivitas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman diprediksi menurunkan skuad terbaik dalam starter line-up Tim Garuda melawan Vietnam.
Cahya Supriadi bakal dipercaya jadi starter mengawal gawang Indonesia.
Kiper PSIM Yogyakarta ini menggantikan Nadeo Argawinata sebagai starter pada laga kedua menghadapi Timor Leste yang berakhir 3-0 untuk Timnas Indonesia.
Di barisan pertahanan, pelatih asal Inggris itu diperkirakan menempatkan empat bek dengan formasi 4-3-3.
Skema ini berubah dari dua laga sebelumnya. John Herdman menerapkan 3 bek dengan formasi 3-4-3 saat melawan Kamboja dan Timor Leste.
Penebalan tembok pertahanan ini untuk mengantisipasi serangan cepat pemain Vietnam yang dikenal agresif dan memiliki kecepatan.
Rizky Ridho yang pada laga kedua diistirahatkan full, akan kembali menjadi tembok pertahanan Merah Putih.
Bek Persija Jakarta ini akan dibantu tiga bek lainnya yakni Jordi Amat, Sandy Walsh dan Dony Tri Pamungkas.
Jika skema 3-4-3 masih jadi andalan John Herdman pad pertandingan nanti, formasi tiga bek sejajar yakni Sandy Walsh, Rizky Ridho dan Shayne Pattynama masih layak dipertahankan sebagai starter.
Saat menekuk Kamboja dan Timor Leste, John Herdman menerapkan formasi 3-4-3 menjadi sangat dinamis.
Pemain sayap atau wing back Eliano Reijnders dan Dony Tri Pamungkas didorong tampil agresif membantu serangan.
Ketiga Eliano dan Dony menyerang, formasi berubah menjadi 3-2-5.
Kondisi ini sengaja diterapkan sang pelatih saat skuad Garuda menguasai bola, tetapi Eliano dan Dony cepat turun membentuk pertahanan lima bek saat ditekan.
Di lini tengah, Thom Haye, Marc Klock dan Ivar Jenner masih cukup tangguh mengatur ritme permainan timnas.
Gelandang Persib Bandung, Thom Haye bakal kembali menjadi jenderal lapangan tengah.
Daya jelajahnya yang tinggi serta keakuratan umpan plus skill mencetak gol, jadi andalan tim pada laga ketiga melawan Vietnam.
Sedangkan lini serang Garuda diprediksi tetap bertumpu pada striker muda Mitchell Baker.
Penyerang naturalisasi kelahiran Melbourne Australia ini sudah mencetak 4 gol dalam dua laga Timnas Indonesia.
Tiga gol saat menghadapi Kamboja yang berakhir kemenangan Indonesia 5-1. Satu gol lagi saat menumbangkan Timor Leste 3-0.
Dua penyerang sayap bakal mensupport Mitchell Baker, yakni Ragnar Oratmangoen dan Eliano Reinjeders.
Sebagai catatan ada empat pemain Indonesia mendapatkan kartu kuning, yaitu Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen dan Rayhan Hannan.
Jika mereka mendapatkan satu kartu kuning lagi pada laga berikutnya melawan Vietnam atau Singapura, dipastikan harus absen di pertandingan setelahnya akibat sanksi akumulasi.
Setelah menghadapi Vietnam pada Senin (3/8/2026), Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan pamungkas di Grup A melawan Singapura pada Jumat (7/8/2026).
John Herdman Minta Pemain Tak Terprovokasi
Rivalitas Indonesia vs Vietnam kerap diwarnai tensi tinggi dan perang saraf.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman sudah memahami rivalitas yang terbentuk antara skuad Garuda dengan Vietnam dalam beberapa tahun terakhir.
Herdman secara khusus menggelar sesi evaluasi bersama jajaran pemain senior untuk memastikan tim tidak terpancing provokasi fisik maupun verbal dari pemain Vietnam.
Namun bagi John Herdman, laga Timnas Indonesia vs Vietnam nanti tidak akan terfokus pada intensitas di luar konteks permainan.
Ia mengaku tidak memberikan latihan istimewa kepada para pemainnya untuk mengantisipasi gimmick dari para pemain Vietnam yang dikenal selalu memancing emosi para pemain Timnas Indonesia.
John Herdman mengatakan bahwa salah satu persiapan yang telah dilakukan adalah dengan mengevaluasi hasil pertandingan melawan Timor Leste.
Beberapa poin penting ia tekankan terutama terkait kepemimpinan di atas lapangan dan cara meningkatkan kolektivitas.
"Saya rasa bagi para pemain, kami sudah mengevaluasi berbagai aspek dari pertandingan melawan Timor Leste."
"Pagi ini kami meluangkan waktu untuk membahas soal kepemimpinan, mengevaluasi kepemimpinan mereka maupun kami terkait pertandingan itu, serta bagaimana kami bisa berkembang secara kolektif," sambungnya.
Satu pesan yang ia berikan kepada para pemain adalah untuk selalu menjadi pemimpin yang hebat di atas lapangan.
"Sebab saya katakan kepada mereka: tunjukkan tim yang hebat, maka saya akan tunjukkan pemimpin-pemimpin yang hebat," kata John Herdman.
Prediksi Susunan Pemain
Indonesia (4-3-3):
Vietnam (5-4-1):
(Bangkapos.com)