Antrean Kendaraan Mengular di Sejumlah SPBU Lombok Timur
Wahyu Widiyantoro August 03, 2026 01:20 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan mulai terbatas. 

Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan raya di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pantauan di sejumlah SPBU yakni di Sordang, Kecamatan Lenek, terlihat kendaraan roda empat mulai antre hingga ke badan jalan.

Antrean panjang juga terjadi di SPBU yang di Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong.

Kendaraan berjejer panjang di pinggir jalan untuk mengantre agar mendapatkan BBM.

"Sudah dua jam saya nunggu ini, tadi saya di ujung jembatan, ya kurang lebih satu kilometer dari SPBU," kata Pengendara Multazam saat ditemui pada Senin (3/8/2026).

Baca juga: Konsumsi BBM Subsidi Melonjak hingga 13,9 Persen Setelah Harga Pertamax Naik

Multazam mengaku sudah mencari BBM di sejumlah SPBU yang ada di Lombok Timur, dari ujung timur hingga ujung barat, namun kondisinya sama.

"Saya sudah mencari dari SPBU Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya hingga perbatasan Lombok Timur yang ada di Kecamatan Terara, tapi sama saja yang saya temukan," tuturnya.

Multazam mengatakan setiap hari dirinya memerlukan BBM untuk mobilnya agar bisa mencari penumpang setiap hari.

"Saya kan harus keluar setiap hari, cari anak-anak yang naik odong-odong saya ini, dan hanya ini yang membantu keluarga saya," kata Multazam yang didampingi istri dan anaknya.

Keluhan serupa disampaikan oleh Ismail. Sopir kendaraan niaga ini mengaku telah lama mengantre di SPBU dan rela menunggu berjam-jam di pinggir jalan untuk mendapatkan BBM.

"Sudah 2 jam lebih saya nunggu ini," singkatnya sambil menunggu.

Menanggapi situasi ini, Pertamina Patra Niaga Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa keluhan antrean muncul akibat adanya kekosongan dan anterin warga.

"Ada info spesifik SPBU yang mana," ujarnya dengan nada bertanya sebelum memberi penjelasan lebih lanjut.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.