BOLASPORT.COM - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menuntut Borussia Moenchengladbach mempertahankan satu pemain di bursa transfer musim panas 2026.
Pemain yang dimaksud adalah Nico Elvedi, bek asal Swiss yang jadi duet Kevin Diks di lini belakang Borussia Moenchengladbach.
Elvedi berpotensi angkat kaki dari Borussia-Park karena kontraknya tersisa setahun lagi.
Hingga artikel ini dibuat, Borussia Moenchengladbach belum mencapai kesepakatan soal kontrak baru dengannya.
Kondisi ini membuat Leeds United tertarik menebus Elvedi dari klub berjulukan Die Fohlen tersebut.
Kabarnya Elvedi tak menutup pintu untuk melanjutkan kariernya di Liga Inggris bersama The Peacocks.
Karena belum adanya perpanjangan kontrak, Gladbach harus menjualnya di musim panas ini agar tak kehilangannya secara gratis tahun depan.
Di tengah kondisi tersebut, Kevin Diks menuntut Gladbach agar memperpanjang kontrak Elvedi dan tak menjualnya.
Pasalnya, Diks senang berduet dengan Elvedi dan jatuh cinta dengan permainan bek berusia 29 tahun tersebut.
Menurut pemain keturunan Maluku itu, dirinya dan Elvedi saling melengkapi agar bisa tampil lebih baik.
"Tentu saja, saya tahu ada kemungkinan dia masih bisa meninggalkan kami," kata Diks, dikutip BolaSport.com dari Bild dan Fohlen Hautnah.
"Tapi saya sangat ingin terus bermain bersamanya. Kami saling membuat satu sama lain menjadi lebih kuat."
"Saya berharap Nico tetap bersama klub. Saya menghargai kerja sama kami."
"Saya akan berbicara dengannya dalam beberapa hari ke depan. Mungkin saya bisa meyakinkannya untuk bertahan," lanjutnya.
Di musim lalu, Diks dan Elvedi menjadi duet andalan di lini belakang Gladbach besutan Gerardo Seoane dan Eugen Polanski.
Tercatat keduanya tampil bersama sebanyak 32 kali bagi Die Fohlen di Bundesliga Jerman dan DFB Pokal.
Dari 32 pertandingan tersebut, penampilan keduanya cukup solid karena Gladbach hanya kebobolan 48 gol.
Elvedi sudah bergabung dalam pemusatan latihan Gladbach di Tegernsee, Jerman, seteah tampil di Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Kevin Diks memperkirakan musim keduanya di Bundesliga akan berjalan lebih sulit.
Meski begitu, ia percaya diri pengalamannya bisa membawanya tampil konsisten di kasta teratas Liga Jerman.
"Seperti yang semua orang tahu, tahun kedua selalu menjadi yang tersulit," tambahnya.
"Namun, saya yakin bahwa di usia yang hampir menginjak 30 tahun, saya memiliki pengalaman yang cukup untuk benar-benar siap dan memahami cara bermain sepak bola," imbuhnya.