Prakiraan Cuaca di Destinasi Wisata NTB pada 4 Agustus 2026
Idham Khalid August 03, 2026 03:07 PM

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Berdasarkan prakiraan cuaca pariwisata yang dipublikasikan BMKG pada Senin (3/8) pukul 08.43 Wita, aktivitas wisata di kawasan pesisir diperkirakan berlangsung dalam kondisi cuaca yang relatif kondusif. Namun, wisatawan yang berkunjung ke kawasan pegunungan tetap diimbau mewaspadai udara dingin, terutama saat malam dan dini hari.

Di Kuta Mandalika, cuaca diprakirakan cerah berawan pada dini hari, pagi, dan malam hari, sedangkan siang hari diperkirakan cerah. Suhu udara berkisar 25–29 derajat Celsius, dengan kelembapan 63–86 persen dan kecepatan angin 13–23 kilometer per jam.

Sementara itu, Selong Belanak diprediksi cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara berada pada kisaran 24–28 derajat Celsius, kelembapan 64–89 persen, serta kecepatan angin 13–20 kilometer per jam.

Di Gili Trawangan, kondisi cuaca juga diperkirakan cerah berawan dari dini hari hingga malam. Suhu udara berkisar 25–28 derajat Celsius, kelembapan 67–86 persen, dengan angin bertiup 0–17 kilometer per jam.

Berbeda dengan kawasan pesisir, Sembalun diprakirakan mengalami perpaduan cuaca cerah, cerah berawan, dan berawan sepanjang hari. Suhu udara di kawasan dataran tinggi tersebut berkisar 17–23 derajat Celsius, dengan kelembapan 69–97 persen dan kecepatan angin 1–19 kilometer per jam.

Kondisi udara yang lebih dingin di Sembalun perlu menjadi perhatian wisatawan yang berencana berkemah maupun melakukan pendakian atau aktivitas luar ruang. Wisatawan disarankan membawa pakaian hangat, perlengkapan tidur yang memadai, serta menjaga kondisi fisik untuk menghindari risiko hipotermia.

Meski perkiraan cuaca elatif cerah, wisatawan tetap diimbau mengutamakan keselamatan dan tidak mengabaikan potensi bahaya di lokasi wisata, terutama di kawasan tebing dan bibir pantai yang langsung berbatasan dengan ombak.

Imbauan tersebut menjadi perhatian setelah insiden nahas yang terjadi di kawasan Pantai Semeti, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (1/8/2026). Seorang wisatawan lokal meninggal dunia usai terjatuh dari tebing saat mengambil gambar swafoto (selfie), sementara tiga rekannya selamat meski mengalami luka-luka dan syok.

Berdasarkan laporan Tim Rescue Unit SAR Sukarela (USS) Mandalika yang diterima Kantor SAR Mataram, peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 Wita ketika korban bernama Sabila terjatuh dari tebing saat berfoto dan kemudian terseret ombak.

Baca juga: Prakiraan Cuaca NTB Minggu 2 Agustus 2026: Rincian Lengkap Tiap Kabupaten dan Kota

Tiga rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan, namun akhirnya meminta bantuan warga dan nelayan setempat. Informasi kejadian diterima dari pemandu surfcamp setempat, Zaenudin, sekitar pukul 13.00 Wita.

Tim Rescue USS Mandalika kemudian diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 13.15 Wita. Sekitar 30 menit kemudian, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan setempat sebelum dibawa ke Klinik Selong Medical Service, Selong Belanak, untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.

Dalam insiden tersebut, tiga wisatawan lainnya, yakni Anisa, Ferdi, dan Dimas, berhasil selamat meski mengalami luka-luka, syok, dan trauma. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan agar tidak memaksakan diri mengambil foto di lokasi berisiko, sekalipun kondisi cuaca sedang cerah dan mendukung aktivitas wisata.

()

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.