TRIBUNMANADO.COM, MINAHASA - Intensitas kebakaran lahan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, semakin meningkat beberapa hari belakangan.
Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran Minahasa, hingga saat ini khusus kebakaran lahan sudah terjadi 11 kali.
"Itu data terbaru kami sampai sekarang," jelas John Pantow Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Minahasa, Senin (3/8/2026).
Cuaca panas beberapa waktu terakhir menjadi salah satu faktornya.
"Kebanyakan lantaran rumput kering akibat panas yang terjadi beberapa minggu terakhir," katanya.
Beruntung lahan yang terbakar tidak luas lantaran cepat mendapat penanganan.
"Semua lahan yang terbakar rata-rata tidak sampai satu hektare, namun asapnya mengganggu pengguna jalan atau warga di sekitar lokasi kejadian," kata dia.
Ia berharap agar masyarakat tidak membakar lahan sembarangan, atau membuang puntung tokok, korek api sembarangan.
"Sebab rumput kering, sedikit saja kena percikan api langsung akan terbakar," katanya.
Berikut sejumlah wilayah yang sempat mengalami kebakaran lahan:
Sabtu (1/8/2026)
Desa Warembungan, Pineleng
Desa Sawangan, Tombulu
Minggu (2/8/2026)
Baca juga: Ramai Isu Petani Bunga di Tomohon Tak Kebagian Pesanan TIFF 2026, Caroll Senduk: Itu Rumor
Baca juga: Ternyata Ini Hubungan Pelaku dan Korban yang Tewas Penikaman Saat Tawuran di Amurang Timur Minsel
Tincep-Kauneran, Kecamatan Soder
Jalan Boulevard Unima, Tondano Selatan
Jalan Langowan Tondano, Benteng Moraya
Senin (3/8/2026)
Jalan Tonsaru, Tondano Selatan
(*)