TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Tomohon Caroll Senduk membantah isu yang menyebut sebagian petani bunga tidak dilibatkan dalam pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.
Caroll menegaskan kabar tersebut tidak benar karena seluruh rangkaian pelaksanaan TIFF justru bergantung pada pasokan bunga dari para petani lokal di Kota Tomohon.
Menurutnya, tanpa keterlibatan petani bunga, festival tahunan berskala internasional itu tidak mungkin dapat terlaksana.
"Kalau tidak ada petani bunga, tidak bisa jalan kita, sedangkan semua bunga dari petani," kata Caroll Senduk, Senin (3/7/2026) di Polda Sulut.
Ia menilai isu tersebut hanya merupakan rumor yang sengaja diembuskan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan kemajuan Kota Tomohon.
"Jadi itu rumor orang yang tidak suka maju, harus kasih rumor yang bagus," ujarnya.
Caroll juga memastikan seluruh bunga yang akan digunakan pada TIFF 2026 merupakan hasil budidaya petani bunga lokal.
Bahkan, kata dia, saat ini proses persiapan pembuatan dekorasi kendaraan hias maupun kebutuhan lainnya masih terus dikerjakan oleh panitia dengan memanfaatkan bunga dari para petani di Tomohon.
"Semua ini bunga lokal, silakan lihat di petani-petani bunga dan sementara panitia kerjakan," katanya.
Sebelumnya, beredar isu yang menyebut sebagian petani bunga di Kota Tomohon tidak memperoleh pesanan bunga untuk kebutuhan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Tomohon memastikan informasi tersebut tidak benar dan menegaskan petani bunga tetap menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan festival tersebut.
Sebagai informasi, Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 12 Agustus 2026 dengan mengangkat tema "Collaboration of Spirit".
Festival ini kembali menjadikan keindahan bunga khas Tomohon sebagai ikon utama promosi pariwisata sekaligus mengangkat potensi petani bunga lokal ke tingkat nasional maupun internasional. (Ren)